Cara Penggunaan Obat yang Baik dan Benar

Obat merupakan sediaan atau zat yang siap digunakan untuk mengurangi rasa sakit, mencegah serta mengobati penyakit atau luka pada manusia dan hewan.

Penggunaan obat yang tidak tepat dapat menyebabkan efek samping, over dosis dan bahkan kematian. berikut ini cara penggunaan obat yang baik dan benar

Obat dalam arti luas ialah setiap zat-zat kimia yang dapat mempengaruhi proses kehidupan, maka farmakologi merupakan ilmu yang sangat luas cakupannya.

Penggunaan obat yang tidak tepat dapat menyebabkan efek samping, over dosis dan bahkan kematian.

Bentuk sediaan obat yang paling lazim ditemui adalah tablet, kapsul atau pil. Masing-masing berbeda bentuk dan bahan pembuatnya.

Cara Penggunaan Obat yang Baik dan Benar

1. Tablet

berbentuk bulat lingkaran dan pipih. Ada yang seperti silinder pipih, dan ada juga yang pinggirannya melengkung seperti tablet salut.

Umumnya digunakan dengan cara ditelan (melalui saluran cerna), disebut penggunaan oral juga yang digunakan melalui vagina, disebut tablet vagina. Jika berbentuk bulat lonjong seperti kapsul, disebut kaplet.

Tablet yang dimaksud adalah tablet biasa yang digunakan melalui oral atau mulut. Bahan pembuatnya selain obat (zat aktif) biasanya berupa tepung amylum, zat pengikat, penghancur, pewarna. Zat-zat tersebut ditambahkan agar tablet hancur dalam saluran cerna dan melarutkan obat di dalam darah.

Tablet untuk obat magh atau antasida biasanya dikunyah terlebih dulu dan rasanya seperti permen, tujuannya agar tidak perlu dihancurkan dulu oleh lambung yang sedang sakit dan agar lansung dapat bekerja sehingga lansung dapat menetralkan ph lambung . Tablet jenis ini disebut Tablet kunyah (Chewable Tablet)

2. Kapsul

Berbentuk bulat lonjong, berupa cangkang dari gelatin yang mudah hancur di dalam darah. Kapsul berisi serbuk obat biasanya dapat dibuka, sedangkan kapsul berisi cairan tidak dapat dibuka, disebut Kapsul lunak (Soft Capsule).

Kapsul tidak boleh disimpan di tempat yang panas atau lembab agar cangkangnya tidak rusak. Biasanya di dalam botol kemasan kapsul disertakan Silika gel sebagai pengering agar kapsul tidak rusak. Atau kapsul dibungkus kemasan blister. Umumnya kapsul digunakan melalui oral.

3. Pil

Berbentuk bulatan kecil seperti bola. Ukurannya bisa berbeda tergantung kandungan obatnya. Umumnya pil dilapisi zat gula atau zat tertentu pada bagian luar, agar bentuknya tetap utuh.

Seringkali Tablet keliru disebut Pil, padahal bentuk dan bahannya berbeda. Umumnya pil digunakan melalui oral.

Baik tablet (biasa), kaplet, kapsul atau pil yang ditujukan untuk penggunaan melalui mulut (oral), tidak dianjurkan menggunakannya pada bagian luar badan, misalnya kapsul dibuka atau tablet dihancurkan kemudian ditabur pada kulit.

Belum ada Komentar untuk "Cara Penggunaan Obat yang Baik dan Benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel