Fungsi Inhaler Serta Cara Penggunaannya

Inhaler adalah alat kesehatan yang berfungsi membantu pasien dalam kondisi sesak nafas seperti pada penyakit asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) atau bronkitis dan enfisema.

Inhaler adalah alat kesehatan yang berfungsi membantu pasien dalam kondisi sesak nafas seperti pada penyakit asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)... cara penggunaan inhaler untuk asma sebagai berikut...

Asma adalah penyakit kelainan berupa peradangan (inflamasi) kronik pada saluran pernapasan yang menyebabkan hipereaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan yang ditandai dengan gejala episodik berulang-ulang berupa mengi, batuk, sesak napas dan rasa berat di dada terutama pada malam dan dini hari yang umumnya bersifat reversibel baik dengan atau tanpa pengobatan.

Baca Juga : 6 Cara Mengatasi Serangan Asma yang Kumat Secara Tiba-Tiba

Sedangkan ppok adalah penyakit paru kronik yang ditandai dengan adanya hambatan aliran udara di saluran nafas yang bersifat progresif non reversibel atau reversibel parsial, terdiri dari bronkitis kronik dan enfisema

Inhaler membantu obat agar langsung menuju paru -paru. Dibandingkan obat minum, inhaler memberikan reaksi lebih cepat dan mengurangi sesak napas.

Ada beberapa jenis inhaler yaitu:

a. Metered Dose Inhaler (MDI)

Terdiri atas canister wadah obat dan mouthpiece untuk tempat menghirup sediaan. Canister mengandung obat dan propelan yaitu gas yang membantu obat tersebar menjadi aerosol. Disarankan agar dihirup dengan napas yang pelan dan dalam.

b. Dry Powder Inhaler (DPI)

Mengandung obat dalam bentuk kapsul terpisah atau serbuk dalam disk catridge blister dan tidak mengandung propelan. Dikenal sebagai Breath Actuated Inhaler yaitu obat hanya dilepaskan ketika bernafas dengan cepat dan melalui inhaler. Lebih stabil karena berupa zat padat.

c. Nebuliser

Nebuliser Adalah alat kesehatan yang berfungsi mengubah obat cairan menjadi aerosol. Ada yang perlu diencerkan, ada yang tidak. Pengencer yang sering dipakai yaitu NaCl 0,9 % steril. Dosis obat yang digunakan lebih tinggi daripada inhaler. Digunakan dengan mouthpiece atau masker. Dapat digunakan pada pasien anak, lansia atau pasien tidak sadarkan diri, mudah digunakan dan tidak perlu napas dalam untuk menghirup obat.

d. Soft Mist Inhaler (SMI)

Mirip MDI, tapi tidak mengandung propelan. Obat diubah menjadi aerosol dengan menekan pegas di dalamnya. Lebih cepat memberikan reaksi, terutama pada pasien dengan kesulitan bernafas yang parah.

Cara Menggunakan Inhaler (Mulut):


1. Tarik napas pada saat inhalasi obat melalui mulut;

2. Tahan napas 10 detik agar obat mencapai paru-paru;

3. Obat kortikostreroid menyebabkan kandidiasis pada mulut, tetapi bisa dicegah dengan berkumur setelah menggunakannya.

4. Jika menggunakan inhaler baru atau setelah beberapa lama inhaler baru digunakan, perlu dilakukan priming inhaler. Inhaler dibuka, lakukan tes semprotan yang diarahkan ke udara, kemudian dikocok kembali.

5. Bersihkan inhaler dengan tisu setelah selesai digunakan, cuci sesuai petunjuk secara berkala.

Inhaler hidung, seringkali berisi campuran menthol dan camphor,  berfungsi membantu pasien melegakan hidung yang tersumbat pada kondisi seperti salesma.


Cara menggunakan inhaler (hidung):


1. Pastikan inhaler belum kedaluwarsa sebelum digunakan. Cermati cara penggunaan yang ditulis pada kemasan atau tanyakan pada Dokter atau Apoteker.

2. Gunakan sambil duduk atau berdiri tegak untuk memancarkan saat bernafas.

3. Buka tutup Inhaler. Jika nampak kotor dapat diberikan dengan tisu bersih.

4. Hirup inhaler dalam-dalam melalui lubang hidung. Gunakan sesuai kebutuhan.

5. Setelah selesai, tutup kembali Inhaler dan simpanlah ditempat yang kering dan terhindar panas.

Selain menggunakan inhaler untuk mengatasi serangan asma dan ppok yaitu dengan cara hindari pemicu asma dan ppok seperti merokok, alkohol, debu, jamur, serangga, virus dan infeksi. Mulailah hidup sehat dengan berolahraga, walaupun olahraga dapat memicu asma dan ppok tapi olahraga tidak boleh anda hindari. Aktivitas fisik sangatlah penting untuk kesehatan fisik anda. Anda hanya perlu berolahraga secara bijak, tidak perlu berlebihan.

Belum ada Komentar untuk "Fungsi Inhaler Serta Cara Penggunaannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel