Gabapentin: Indikasi dan Efek Samping

Gabapentin merupakan obat antikonvulsan yang diresepkan oleh dokter untuk mencegah terjadinya kejang pada pasien dengan epilepsi. Obat ini tidak dikatakan dapat menyembuhkan epilepsy, tetapi bisa membantu pasien mengontrol kondisinya.

Gabapentin merupakan obat antikonvulsan yang diresepkan oleh dokter untuk mencegah terjadinya kejang pada pasien dengan epilepsi.

Indikasi Obat

Obat ini dapat juga bekerja sebagai penghilang nyeri untuk berbagai kondisi seperti yang memengaruhi sistem saraf ( nyeri neuropati ). Namun, dokter tidak meresepkan gabapentin untuk mengobati nyeri arthritis atau nyeri akut.

Secara umum, obat ini aman tetapi bisa menimbulkan beberapa efek samping yang memerlukan perawatan medis.

Bentuk sediaan gabapentin : kapsul, tablet, larutan dan suspensi


Efek Samping Obat

Efek samping yang umum terjadi
  • Penglihatan blur/tidak jelas
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Diare
  • Bingung
  • Tremor
  • Anemia
  • Nyeri Punggung
  • Nyeri Perut
  • Gejala mirip flu
  • Kepikunan
  • Mengkhayal
  • Suara serak
  • Kehilangan kekuatan
  • Nyeri di belakang/samping punggung
  • Pembengkakan pada tangan atau kaki
  • Gemetar


Efek Samping Obat Jangka Panjang

Berdasarkan penelitian tahun 2010, pasien dengan gangguan ginjal berpotensi mengalami toksisitas yang fatal ketika menggunaka gabapentin.

Gabapentin dapat menyebabkan efek jangka panjang seperti kehilangan memori, lemah otot dan kegagalan pernafasan.

Belum ada Komentar untuk "Gabapentin: Indikasi dan Efek Samping "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel