Methylprednisolone dan Prednisone, Apa Bedanya?

Methylprednisolone dan Prednisone kedua obat ini termasuk golongan kortikosteroid yang sama-sama memiliki efek yang sama ditubuh. Tetapi berbeda dari segi bentuk sediaan dan efek samping yang ditimbulkan.


Methylprednisolone dan Prednisone kedua obat ini termasuk golongan kortikosteroid. Tetapi berbeda dari segi bentuk sediaan dan efek samping yang ditimbulkan.



Nah, apa sih bedanya? Check this out

Methylprednisolone dan prednisone dapat mengurangi inflamasi dengan menekan sistem imunitas tubuh dan dapat mengurangi gejalanya seperti : nyeri tubuh, pembengkakan, dan kekakuan.

Methylprednisolone 'lebih kuat' dibanding prednisone, karena :

1. Prednisone 4 kali sama kuatnya dengan kortisol (hormon steroid yang ada ditubuh)

2. Methylprednisolone 5 kali sama kuatnya dengan kortisol

Prednisone tersedia dalam bentuk oral (tablet, sediaan cair). Methylprednisolone tersedia juga dalam bentuk oral dan injeksi 

Dengan bentuk injeksi, Methylprednisolone akan lebih mudah diberikan dalam dosis besar dibanding prednisone. Hal ini berguna pada pasien dengan kondisi peradangan yang parah dan butuh penanganan segera.

Efek samping

Prednisone dapat menyebabkan kehilangan kesadaran (sementara). Dengan alasan ini, dokter mungkin merespkan methylprednisolone pada pasien dengan gangguan kejiwaan untuk mengurangi efek psikosis.

Kesimpulannya

1️. Kedua obat ini memberikan efek signifikan pada tubuh. Sama-sama efektif dalam mengurangi peradangan

2️. Kedua obat ini dapat menghasilkan berbagai efek samping dan komplikasi. Methylprednisolone lebih poten dibanding prednisone

3️. Karena methylprednisolone tersedia dalam bentuk injeksi maka lebih cocok diberikan pada pasien dengan gangguan pencernaan untuk menghentikan mereka menggunakan obat tersebut diabsorpsi secara oral

Belum ada Komentar untuk "Methylprednisolone dan Prednisone, Apa Bedanya?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel