17 Prospek Kerja Lulusan Farmasi

Farmasi adalah program studi yang mempelajari teknik penyiapan, pengularan dan standarisasi obat-obatan yang bertujuan untuk memastikan penggunaan obat yang aman, efektif, dan terjangkau.

Lulusan farmasi tidak selamanya berada di apotek, Ada sejumlah pekerjaan farmasi yang dapat memberikan pengalaman yang berbeda dalam dunia farmasi.

Bagi banyak orang, seorang farmasi adalah seseorang yang mengenakan jas putih dan bekerja di belakang meja untuk membaca resep, atau memberikan saran untuk mengobati penyakit umum.

Baca juga : 9 Tips Sukses Kuliah di Farmasi

Farmasi lebih dari sekadar menyiapkan atau memberikan obat-obatan. Meskipun beberapa bidang farmasi tidak dikenal secara luas, Farmasi sering berkontribusi pada kehidupan sehari-hari kita

Dari Sekolah Menengah Ke Praktik Profesional

Bidang ilmu farmasi itu luas, menantang dan berpotensi.

Meskipun masuk ke program studi dan profesi ini kompetitif, ada banyak peluang bagi mereka yang memiliki talenta dan komitmen.

Apa Saja yang Dilakukan Farmasi dan Dimana Farmasi bekerja

Farmasi bukan hanya tentang membaca resep. Farmasi adalah tentang mengingatkan kesadaran hidup sehat dan berkontribusi pada pengobatan masyarakat.

Farmasi dapat :

  • Menyiapkan atau mengawasi pengeluaran obat-obatan, salep dan tablet.
  • Memberi tahu pasien tentang bagaimana obat harus diminum atau digunakan dengan cara yang paling aman dan paling efektif dalam pengobatan penyakit umum.
  • Memberi nasihat kepada anggota masyarakat dan profesional kesehatan lainnya tentang obat-obatan (baik obat resep maupun obat bebas), termasuk pilihan yang tepat, interaksi dosis dan obat, efek samping potensial dan efek terapeutik.
  • Memberikan saran dan pasokan obat-obatan tanpa resep, persediaan kamar sakit dan produk lainnya.
  • Mengembangkan standar yang diakui secara hukum, dan memberi nasihat tentang kontrol dan peraturan pemerintah mengenai pembuatan dan penyediaan obat-obatan yang bekerja dalam penelitian dan pengembangan obat-obatan dan produk terkait kesehatan lainnya.
  • Terlibat dalam manajemen perusahaan farmasi.

Lulusan farmasi tidak selamanya berada di apotek, Ada sejumlah pekerjaan farmasi yang dapat memberikan pengalaman yang berbeda dalam dunia farmasi.

1. Dosen Universitas

Bagi anda yang sedang mencari pekerjaan farmasi di bidang pendidikan. Anda bisa mengabdikan diri menjadi dosen universitas baik swasta maupun negri. Untuk menjadi seorang dosen anda harus mengambil jenjang S2 Farmasi terlebih dahulu.

2. Peneliti Farmasi

Tidak hanya bekerja di apotek atau dosen universitas saja, lulusan farmasi juga bisa bekerja menjadi seorang peneliti farmasi.

Peneliti farmasi bisa melakukan penelitian terhadap berbagai macam tanaman obat. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekeragaman tanaman obat sehingga bisa menjadi potensi terdapatnya spesies tanaman obat.

Lulusan farmasi yang ingin menjadi peneliti farmasi bisa bekerja di bidang pemerintahan seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

3. Apoteker Lembaga Pemerintahan

Apoteker pemerintah dipekerjakan oleh lembaga pemerintahan. seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah lembaga di indonesia yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan.

Apoteker yang bekerja di lembaga pemerintahan bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap obat-obatan, makanan, hingga kosmetika untuk menjamin kualitas dan kepentingan kesehatan masyarakat.

Ada juga pekerjaan farmasi di bidang lembaga pemerintahan selain BPOM, yaitu BPJS Kesehatan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau yang disingkat BPJS adalah badan hukum publik yang bertanggung jawab kepada presiden dan memiliki tugas untuk menjamin kesehatan kepada masyarakat indonesia.

4. Apoteker Komunitas

Apoteker komunitas bekerja dengan pasien untuk membaca resep, menjelaskan penggunaan obat yang tepat, dan menyediakan layanan klinis. Apoteker komunitas sering diminta untuk memberikan saran tentang diet, olahraga, kesehatan, atau konsultasi stres.

Apoteker komunitas juga memberi tahu dokter tentang terapi obat, dan membantu mengidentifikasi kemungkinan interaksi obat untuk orang yang menggunakan lebih dari satu obat.

5. Apoteker Komunitas Mandiri

Apoteker komunitas mandiri adalah seorang apoteker yang bekerja di komunitas tetapi ingin menjadi bosnya sendiri. Apotek komunitas mandiri dapat berupa toko obat (apotek) dengan satu pemilik atau beberapa apotek yang dimiliki oleh individu atau kelompok kecil.

Pemilik apotek memiliki kesempatan untuk mempraktikkan farmasi sesuai dengan gaya pribadi, menggunakan keterampilan bisnis dan manajemen, dan menyesuaikan apotek dengan kebutuhan pasien dan komunitas.

6. Apoteker Konsultan

Dipekerjakan oleh apotek komunitas atau rumah sakit, atau wiraswasta dan kontrak dengan apotek komunitas untuk memberikan ulasan obat untuk perawatan di rumah atau pasien rawat jalan dan / atau layanan kognitif terkait obat lainnya.

7. Apoteker Rumah Sakit

Dokter, perawat dan pasien bergantung pada apoteker rumah sakit untuk mendapatkan informasi obat yang penting. Apoteker rumah sakit bekerja secara langsung dengan dokter dan perawat untuk memastikan bahwa setiap pasien menerima obat yang tepat, dalam dosis yang tepat, pada waktu yang tepat.

Apoteker rumah sakit juga menyimpan catatan terbaru pada setiap pasien, yang digunakan untuk mengisi pesanan obat dan untuk mengetahui pasien alergi obat atau tidak. Selain itu, apoteker rumah sakit dapat bekerja secara langsung dengan pasien untuk memastikan mereka memahami obat-obatan mereka selama di rumah sakit dan ketika mereka pulang.

8. Apoteker Nuklir

Apoteker nuklir bekerja untuk meningkatkan kesehatan melalui penggunaan obat radioaktif yang aman dan efektif untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit seperti kanker. Apoteker nuklir menyediakan layanan klinis dan mengisi resep obat seperti apoteker lain, hanya obat ini radioaktif.

Posisi ini membutuhkan pengetahuan ilmiah untuk bekerja secara aman dengan bahan radioaktif, serta pelatihan keselamatan radiasi. Apoteker nuklir dapat bekerja di rumah sakit besar atau di apotek nuklir komersial tempat obat radioaktif disiapkan dan dikirim ke rumah sakit yang lebih kecil.

9. Apoteker Akademi

Apoteker akademi memiliki banyak tanggung jawab utama, termasuk melatih apoteker muda untuk masa depan dan melakukan penelitian. Penelitian dapat mencakup studi laboratorium untuk mengevaluasi temuan dengan data ilmiah lainnya; penelitian juga dilakukan pada kepatuhan pasien, kesehatan dan pengukuran terkait penyakit lainnya.

Selain berbagi pengetahuan dan informasi farmasi dengan profesional dan pelajar perawatan kesehatan lainnya, apoteker akademis juga berbicara di acara-acara industri, berkontribusi pada publikasi sains dan pendidikan, dan memberi saran kepada apoteker mahasiswa. Beberapa apoteker akademik juga memiliki kontak langsung dengan pasien.

10. Apoteker Komunikasi Medis

Apoteker yang berspesialisasi dalam komunikasi medis mendidik profesional perawatan kesehatan, konsumen, dan apoteker lainnya tentang produk farmasi, termasuk obat resep. Apoteker komunitas medis dapat memberikan layanan ini secara internal, seperti kepada karyawan perusahaan farmasi atau eksternal, seperti menjawab pertanyaan dari dokter atau masyarakat setempat.

Pengaturan kerja yang mungkin termasuk komunikasi medis dan lembaga pendidikan medis, produsen farmasi, sekolah, organisasi perawatan terkelola, pusat kendali racun atau rumah sakit.

11. Apoteketer Perawatan Jangka Panjang

Apoteker perawatan jangka panjang menyediakan obat-obatan dan perawatan obat untuk fasilitas perawatan jangka panjang, seperti panti jompo, fasilitas hidup berbantuan, rumah kelompok, dan fasilitas rehabilitasi. Apoteker perawatan jangka panjang juga mendidik pasien dan keluarga pasien, teman atau pengasuh lainnya tentang berbagai jenis pengobatan dan perawatan.

Meskipun apoteker perawatan jangka panjang sering bekerja dengan orang tua, mereka juga melayani pasien dengan HIV, multiple sclerosis (penyakit kronis, seringkali melumpuhkan yang menyerang sistem saraf pusat), atau tantangan perkembangan.

12. Apoteker Industri

Apoteker industri bertugas untuk melakukan penelitian dan pengembangan, pembuatan, pengujian, analisis dan pemasaran produk farmasi dan medis.

Ada begitu banyak industri farmasi di indonesia seperti industri alat-alat medis, industri makanan, industri kimia dan industri obat-obatan.

13. Apoteker Manajer Penelitian & Pengembangan

Jika anda suka belajar dan mengeksplorasi topik baru, anda mungkin ingin menjadi peneliti dan pengembangan dalam industri farmasi. Pekerjaan ini melibatkan penelitian, manajemen proyek, manajemen personil.

14. Apoteker Manajer Proyek

Peran apoteker manajer proyek setiap industri memiliki peran yang berbeda-beda, tetapi dalam dunia farmasi. Apoteker manajer proyek adalah orang yang bertanggung jawab mengawasi pengembangan peralatan medis baru dan obat-obatan.

Apoteker Manajer proyek bekerja sama dengan insinyur, dokter, dan peneliti klinis untuk memastikan bahwa semua orang tetap bekerja sesuai dengan prosedur dan produk akhir (peralatan medis dan obat-obatan) diselesaikan tepat waktu.

15. Apoteker Manajer Kualitas

Industri farmasi sangat memperhatikan kualitas, karena nantinya produk akhir akan digunakan untuk pengobatan. Oleh karena itu, manajer kualitas memilki peran besar dalam industri farmasi. Apoteker anajer kualitas memerlukan pengelolaan catatan, penyampaian laporan, pelaksanaan prosedur keselamatan untuk pengujian, dan memastikan produk memenuhi standar.

16. Apoteker Analis laboratorium

Seorang apoteker analis laboratorium bertanggung jawab untuk menguji sifat kimia dan fisik produk baru dan sampel untuk memastikan sifat kimia dan fisik obat tepat. Jika produk tidak benar, mereka harus mengevaluasi sampel untuk menentukan kesalahan apa yang dibuat.

Apoteker analis laboratorium adalah peran yang juga memerlukan pengetahuan tentang peraturan dan standar kepatuhan federal.

17. Pedagang Besar Farmasi

Pedagang Besar Farmasi (PBF) adalah fasilitas distribusi industri farmasi yang menyalurkan produknya, untuk menjamin kualitas suatu obat dari awal produksi hingga menjadi produk jadi, sehingga terwujudnya masyarakat yang sehat.

Bidang farmasi tidak akan pernah ada matinya, karena obat-obatan akan selalu dibutuhkan serta penyakit pun akan terus berkembang dan membutuhkan penanganan yang tepat (tepat dosis, tepat obat), sehingga farmasi sangat dibutuhkan dimasa yang akan datang.

Belum ada Komentar untuk "17 Prospek Kerja Lulusan Farmasi "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel