21 Cara Mencegah Penyakit Diabetes Secara Alami

Diabetes mellitus ( DM ), umumnya dikenal sebagai diabetes, adalah sekelompok gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi selama periode yang lama. Gejala gula darah tinggi termasuk sering buang air kecil, rasa haus yang meningkat, dan meningkatnya rasa lapar.

Tanpa pencegahan diabetes dapat menyebabkan penyakit kronis, berikut ini adalah 21 cara mencegah diabetes secara alami...

Diabetes disebabkan oleh pankreas yang tidak dapat memproduksi cukup insulin , atau sel-sel tubuh tidak dapat merespons dengan baik terhadap insulin yang diproduksi.

Baca Juga : Apa Perbedaan Antara Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2?

Jutaan orang didunia didiagnosis terkena penyakit diabetes karena kurangnya berolahraga dan pola hidup yang tidak sehat.

Baca Juga : 5 Cara Mengatasi Diabetes Melitus Secara Alami

Tanpa adanya pencegahan yang berkelanjutan dan hati-hati, diabetes dapat diabetes dapat menyebabkan banyak komplikasi. Komplikasi akut dapat meliputi ketoasidosis diabetikum, keadaan hiperglikemik hiperosmolar, atau kematian. Termasuk komplikasi jangka panjang yang serius penyakit kardiovaskular, stroke, penyakit ginjal kronis, borok kaki, dan kerusakan mata Sebelum terlambat, berikut ini adalah 21 cara mencegah diabetes secara alami :

1. Cari tahu apa itu diabetes

Sebelum memulai tindakan pencegahan terhadap penyakit diabetes, sebaiknya anda mengetahui dulu apa itu diabetes. Setelah anda mengetahui penyakit diabetes ini. Anda dapat memulai pencegahan diabetes dengan cara yang efektif dan mudah.

2. Berolahraga secara teratur

Melakukan olahraga secara teratur dapat membantu mencegah diabetes.

Olahraga meningkatkan sensitivitas insulin sel-sel anda. Jadi ketika anda berolahraga, lebih sedikit insulin diperlukan untuk menjaga kadar gula darah anda.

Satu penelitian pada orang dengan prediabetes menemukan bahwa olahraga intensitas sedang meningkatkan sensitivitas insulin sebesar 51% dan olahraga intensitas tinggi meningkatkannya sebesar 85%.

Banyak jenis aktivitas olahraga telah terbukti mengurangi resistensi insulin dan gula darah pada orang dewasa yang kelebihan berat badan, obesitas, dan pradiabetes, seperti latihan aerobik,-pelatihan interval intensitas tinggi dan latihan kekuatan.

Berolahraga lebih sering tampaknya mengarah pada peningkatan respons dan fungsi insulin. Satu studi pada orang yang berisiko diabetes menemukan bahwa membakar lebih dari 2.000 kalori setiap minggu melalui olahraga diperlukan untuk mencapai manfaat ini.

Karena itu, yang pilihlah olahraga yang anda sukai sehingga dapat berolahraga secara teratur.

Melakukan olahraga secara teratur dapat meningkatkan sekresi dan sensitivitas insulin, yang dapat membantu mencegah perkembangan dari prediabetes menjadi diabetes.

3. Jangan melupakan sarapan

Walaupun mempunyai segudang aktivitas tetapi jangan melewatkan sarapan. karena sarapan itu penting. Sarapan dapat membantu mengurangi resiko terkena diabetes.

Makan sarapan yang sehat tidak hanya membuat sehat, tetapi juga membantu mengontrol asupan kalori.

4. Perbanyak makan sayuran

Memakan daging memang enak, tetapi anda tidak harus mengkonsumsinya setiap hari, karena daging mengandung banyak lemak yang dapat menyebabkan resiko diabetes.

Perbanyak konsumsi sayuran setiap hari. Sayuran dapat membantu anda mencegah diabetes.

5. Perbanyak minum air putih

Sejauh ini air putih merupakan minuman paling alami yang dapat anda minum.

Konsumsi air putih dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan respon insulin sehingga mengurangi risiko diabetes.

6. Menurunkan berat badan 

Meskipun tidak semua orang yang menderita diabetes tipe 2 kelebihan berat badan atau obesitas, tetapi sebagian besar orang yang terkena obesitas kebanyakan adalah penderita diabetes.

Terlebih lagi, orang yang menderita prediabetes cenderung memiliki kelebihan berat badan.

Kelebihan lemak dapat menyebabkan peradangan dan resistensi insulin, yang secara signifikan meningkatkan risiko diabetes.

Meskipun menurunkan sedikit berat badan dapat membantu mengurangi risiko diabetes, penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak anda menurunkan berat badan, semakin banyak manfaat yang akan anda alami salah satunya adalah mencegah diabetes.

7. Berhenti merokok

Merokok telah terbukti menyebabkan berbagai penyakit yang serius, seperti diabetes, penyakit jantung, emfisema dan kanker paru-paru, payudara, prostat, dan saluran pencernaan.

Merokok sangat terkait dengan risiko diabetes, terutama pada perokok berat. Berhenti merokok telah terbukti mengurangi risiko diabetes.

8. Diet rendah karbohidrat

Mengikuti diet ketogenik atau rendah karbohidrat dapat membantu mencegah diabetes.

Dalam sebuah studi, orang yang terkena pradiabetes mengkonsumsi makanan rendah lemak atau rendah karbohidrat. Gula darah turun 12% dan insulin turun 50% pada kelompok rendah karbohidrat.

Pada kelompok rendah lemak, gula darah turun hanya 1% dan insulin turun 19%. Dengan demikian, diet rendah karbohidrat memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan rendah lemak.

Jika anda mengurangi asupan karbohidrat, kadar gula darah anda tidak akan naik setelah makan. Karena itu, tubuh akan membutuhkan lebih sedikit insulin untuk menjaga kadar gula darah.

Terlebih lagi, diet yang sangat rendah karbohidrat atau ketogenik juga dapat mengurangi gula darah.

Mengikuti diet ketogenik atau sangat rendah karbohidrat dapat membantu menjaga kadar gula darah dan insulin tetap terkendali, yang dapat mencegah diabetes.

9. Mengatur porsi makan

Apakah anda memutuskan untuk mengikuti diet rendah karbohidrat, penting untuk menghindari makanan dalam porsi besar untuk mengurangi risiko diabetes, terutama jika anda kelebihan berat badan.

Makan terlalu banyak makanan pada satu waktu telah terbukti menyebabkan kadar gula darah dan insulin yang lebih tinggi pada orang yang berisiko diabetes.

Mengatur ukuran porsi makan dapat membantu mengurangi insulin dan kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes.

10. Perbanyak bergerak dibandingkan menonton TV

Gaya hidup yang tidak aktif juga berperan dalam menyebabkan resiko diabetes. Sering menggunakan otot untuk bergerak dapat meningkatkan kemampuan otot untuk menyerap glukosa dan menggunakan insulin. Hal tersebut dapat meringankan tekanan pada sel insulin.

Menonton televisi memang mengasyikan dan sering dilakukan oleh kebanyakan orang, tetapi semakin banyak anda menghabiskan waktu didepan layar TV, akan meningkatkan kelebihan berat badan atau obesitas dan juga meningkatkan resiko terkena penyakit diabetes.

Selain menonton tv aktivitas lain yang dapat meningkatkan resiko terkena diabetes adalah terlalu sering berbaring dikasur. Faktanya setiap dua jam anda menghabiskan waktu untuk menonton tv dan berbaring dapat meningkatkab resiko terkena diabetes sebesar 20%.

11. Makan diet tinggi serat

Mendapatkan banyak serat bermanfaat untuk kesehatan usus dan membantu menjaga berat badan.

Serat dibagi menjadi dua kategori  : larut dan tidak larut. Serat larut menyerap air, sedangkan serat tidak larut tidak menyerap air.

Dalam saluran pencernaan, serat larut dan air membentuk gel yang memperlambat laju penyerapan makanan. Hal ini menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara bertahap. Namun, serat tidak larut terbukti dapat menurunkan kadar gula darah dan mencegah risiko diabetes.

Mengkonsumsi sumber serat yang baik pada setiap kali makan dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah dan insulin, yang dapat membantu mengurangi risiko anda terkena diabetes.

12. Optimalkan asupan vitamin D

Vitamin D penting untuk kontrol gula darah.

Orang yang tidak mendapatkan cukup vitamin D, atau yang kadar darah terlalu rendah , memiliki risiko lebih besar dari semua jenis diabetes.

Sebagian besar organisasi kesehatan merekomendasikan untuk mempertahankan kadar vitamin D dalam darah minimal 30 ng / ml (75 nmol / l).

Studi menemukan bahwa orang dengan kadar vitamin D dalam darah tertinggi adalah 43% lebih kecil kemungkinannya untuk menderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang memiliki kadar darah terendah.

Sumber makanan yang mengandung vitamin D termasuk ikan dan minyak ikan cod. Selain itu, paparan sinar matahari dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam darah.

Mengkonsumsi makanan tinggi vitamin D atau mengonsumsi suplemen dapat membantu mengoptimalkan kadar darah, yang dapat mengurangi risiko diabetes.

13. Hindari makanan yang mengandung karbohidrat

Makanan yang mengandung banyak karbohidrat seperti nasi, tepung, dan gula putih merupakan makanan yang dipisahkan serat, vitamin dan mineral didalam makanan tersebut. Jadi makanan ini cenderung dengan kalori yang kadar gula darahnya tinggi.

Makanan dengan karbohidrat tinggi mudah dicerna oleh tubuh, sehingga kadar gula darah dan insulin akan meningkat yang akan mengakibatkan diabetes. Oleh karena itu sebaiknya anda mengurangi konsumsi makanan seperti, nasi, roti, kopi, kue, donat dan lain-lain. Anda juga harus memperhatikan setiap kandungan karbohidrat di dalam makanan yang akan dikonsumsi sehingga dapat menjaga kadar gula darah.

14. Hindari makanan yang mengandung lemak trans dan lemak jenuh

Makanan yang mengandung lemak trans dan lemak jenuh tidak baik bagi untuk kesehatan tubuh karena dapat meningkatkan kadar kolestero dalam darah sehingga meningkatkan resiko diabetes melitus tipe 2. Lemak trans dan lemak jenuh terdapat pada daging olahan yang mempunyai kadar natrium dan nitries tinggi.

Makanan yang dipanggang atau digoreng juga mengandung lemak trans. Hindari konsumsi makanan yang berlemak tinggi seperti susu, keju dan daging olahan.

15. Hindari minuman yang dimaniskan dengan gula

Ada banyak sekali minuman yang dimaniskan dengan gula seperti kopi, teh, jus, susu dan soda. Meskipun minuman ini sehat. Tambahan gula pada minuman dapat meningkatkan kandungan karbohidrat yang tinggi. Jika, diminum setiap hari dapat meningkatkan resiko terkena diabetes dan obesitas.

16. Hindari manisan buah kering

Walaupun manisan terbuat dari buah, seperti kismis bisa mengakibatkan gula darah naik. Berbeda dengan mengonsumsi buah secara lansung. Apalagi manisan buah sering ditambahkan gula, pewarna dan pengawet sehingga dapat meningkatkan resiko terkena diabetes.

17. Hindari Minuman Berenergi

Minuman berenergi mengandung karbohidrat dan kafein yang tinggi. Penelitian membuktikan bahwa mengkonsumsi minuman berenergi tidak hanya menaikkan kadar gula darah tetapi juga menyebabkan resiko diabetes. Selain itu terlalu banyak kafein bisa menyebabkan pusing, tekanan darah tinggi dan insomnia.

18. Hindari Minuman Bersoda

Minuman bersoda merupakan minuman yang harus dihindari. Minuman ini mengandung tambahan gula yang tinggi sehingga menyebabkan resiko kerusakan gigi, obesitas dan diabetes jika dikonsumsi setiap hari.

19. Hindari Minuman Beralkohol

Alkohol merupakan minuman yang paling berpotensi meningkatkan resiko diabetes. Orang yang terkena diabetes jika sering mengkonsumsi akan memperparah penyakit diabetes sehingga dapat beresiko komplikasi diabetes.

20. Hindari Stres 

Stres dapat mengakibatkan melonjaknya kadar gula darah anda. Jadi, sebaiknya kurangi stres yang berlebih dengan melakukan aktivitas yang positif, seperti yoga, latihan pernafasan atau meditasi.

21. Tidur nyenyak

Enam jam tidur dimalam hari penting untuk pencegahan penyakit diabetes. Kurangnya tidur yang cukup dapat meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh yang dapat menyebabkan meningkatnya insulin dan kadar gula darah.

itulah beberapa cara mencegah diabetes. anda dapat melakukannya sejak dini dan memulai gaya hidup sehat mulai sekarang.

Belum ada Komentar untuk "21 Cara Mencegah Penyakit Diabetes Secara Alami"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel