9 Cara Mengobati Sakit Gigi di Rumah

Sakit gigi adalah rasa sakit di dalam dan di sekitar gigi dan rahang umumnya disebabkan oleh kerusakan gigi, infeksi, tambalan yang lepas atau rusak, atau gusi yang menyusut.

9 Cara mengobati sakit gigi di rumah

Jika sakit gigi berlangsung lebih dari 1 atau 2 hari, maka disarankan untuk mengunjungi dokter gigi.

Jika belum merasa parah, solusi sederhana berikut yang dibuat dari bahan-bahan yang biasanya tersedia di rumah dapat memberikan bantuan sementara dari ketidaknyamanan.

Cara mengobati sakit gigi di rumah

1. Kompres dengan es

kompres dengan menggunakan es dapat membantu meringankan sakit gigi, terutama jika sakit gigi karena cedera atau gusi yang bengkak.

Menggunakan es saat sakit gigi membantu menyempitkan pembuluh darah, memperlambat aliran darah ke daerah yang terkena, dan juga membantu menghilangkan rasa sakit dan mengurangi pembengkakan serta peradangan.

2. Kumur dengan garam

Membilas mulut dengan air garam hangat membantu melonggarkan puing-puing yang bersarang di rongga atau di antara gigi. Ini juga dapat mengurangi pembengkakan, meningkatkan penyembuhan, dan meredakan sakit tenggorokan.

Bilas air asin dapat dilakukan dengan melarutkan 1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat dan mengaduk-aduk mulut sekitar 30 detik sebelum dimuntahkan. Proses ini dapat diulang sesering yang diperlukan.

3. Obat penghilang rasa sakit

Obat-obatan yang dijual bebas, seperti acetaminophen dan ibuprofen, dapat memberikan pereda nyeri sementara untuk sakit gigi.

Aspirin tidak boleh diberikan kepada anak di bawah 16 tahun.

4. Bawang putih

Bawang putih telah banyak digunakan untuk tujuan pengobatan sepanjang sejarah. Ini mengandung senyawa yang disebut allicin, yang memiliki sifat antibakteri yang kuat.

Satu siung bawang putih segar pertama-tama harus dihancurkan dan kemudian dicampur dengan sedikit garam, dan campuran itu dioleskan pada gigi yang sakit.

5. Teh peppermint

Teh peppermint dapat membantu meredakan sakit gigi karena sifatnya yang mematikan rasa.

Seperti cengkeh, peppermint memiliki sifat mematikan rasa yang dapat meredakan sakit gigi. Menthol, yang memberi peppermint rasa dan bau mint, juga dikenal sebagai antibakteri.

Satu sendok teh daun peppermint kering dapat dimasukkan ke dalam secangkir air mendidih dan direndam selama 20 menit. Setelah dingin, dapat diaduk di mulut lalu dimuntahkan atau ditelan.

Kantong teh basah yang sedikit hangat juga dapat digunakan dan dipegang pada gigi selama beberapa menit sampai rasa sakitnya berkurang.

Beberapa tetes minyak peppermint pada bola kapas juga dapat ditempatkan pada gigi yang terkena sebagai obat sementara.


6. Thyme

Thyme dikenal karena kegunaan obatnya dan merupakan obat yang efektif untuk infeksi dada, seperti bronkitis atau batuk rejan. Timol, komponen utama minyak atsiri, memiliki sifat antiseptik dan antijamur.

Satu tetes minyak esensial thyme dapat ditambahkan ke dalam segelas air untuk membuat obat kumur.

Metode lain adalah menaburkan beberapa tetes minyak esensial thyme dan air ke bola kapas. Setelah menambahkan air, tekan pada gigi yang sakit.

7. Lidah buaya

Gel lidah buaya, yang dapat ditemukan di dalam daun tanaman sukulen, telah lama digunakan untuk menyembuhkan luka bakar dan luka ringan. Beberapa orang sekarang menggunakan gel untuk membersihka dan meredakan sakit gusi.

Penelitian telah membuktikan bahwa lidah buaya memiliki kualitas antibakteri alami dan dapat menghancurkan kuman yang menyebabkan kerusakan gigi.

Gel harus dioleskan ke daerah yang menyakitkan di mulut dan dipijat dengan lembut.

8. Bilas hidrogen peroksida

Membilas dengan larutan hidrogen peroksida adalah obat kumur antibakteri yang efektif, terutama jika sakit gigi disebabkan oleh infeksi.

Hidrogen peroksida berbahaya jika tertelan sehingga harus sangat hati-hati saat membilas.

Hidrogen peroksida harus dicampur dalam air dan kumur-kumur selama sekitar 30 detik. Setelah selesai ludahkan (jangan ditelan), lalu mulut harus dibilas beberapa kali dengan air biasa.

Bilas hidrogen peroksida tidak boleh ditelan, dan obat ini tidak dianjurkan untuk anak-anak.

9. Cengkeh

Cengkeh adalah rempah-rempah asli Kepulauan Maluku di Indonesia. Cengkeh mengandung eugenol, senyawa kimia yang bertindak sebagai anestesi alami.

Cengkeh juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri, yang dapat membantu melawan infeksi gigi dan gusi.

Seseorang dapat merendam kapas kecil dengan minyak cengkeh dan menggunakannya pada area yang dipengaruhi oleh gigi yang sakit.

Cengkeh utuh kering juga bisa digunakan. Kunyah seluruh cengkeh dengan lembut untuk melepaskan minyaknya dan tahan pada gigi yang terkena selama 30 menit.

Kapan anda harus ke dokter gigi?

Obat rumahan ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan sementara saja. Penting untuk mencari perawatan segera dari dokter gigi setelah sakit gigi berlangsung lebih dari satu atau dua hari.

Jika sakit gigi tidak segera diobati, ini dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti penyakit gusi atau abses gigi. Abses disebabkan ketika bakteri menginfeksi bagian terdalam gigi yang disebut pulpa gigi.

Kesimpulan

Cara terbaik untuk mencegah sakit gigi atau abses gigi adalah dengan menjaga kesehatan gigi dan gusi. Ini bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut :
  • menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride dua kali sehari, setidaknya selama 2 menit dapat mengobati sakit gigi
  • mengurangi makanan dan minuman manis
  • flossing atau menggunakan sikat antar gigi secara teratur untuk membersihkan sela-sela gigi dan di bawah garis gusi
  • tidak merokok, karena dapat memperburuk masalah gigi
  • melakukan pemeriksaan gigi secara teratur

Jika seseorang menderita sakit gigi yang bertahan lebih dari dua hari, mereka harus mengunjungi dokter gigi untuk mendapatkan saran dan perawatan.

Belum ada Komentar untuk "9 Cara Mengobati Sakit Gigi di Rumah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel