Apakah Air (H20) Bersifat Polar atau Non Polar?

Air adalah molekul polar karena oksigennya sangat elektronegatif dan, dengan demikian, menarik pasangan elektron ke dirinya sendiri (jauh dari dua atom hidrogen), sehingga memperoleh muatan yang sedikit negatif.

Air adalah molekul polar karena oksigennya sangat elektronegatif dan, dengan demikian, menarik pasangan elektron ke dirinya sendiri (jauh dari dua atom hidrogen), sehingga memperoleh muatan yang sedikit negatif. ... Demikian juga, jika suatu molekul tidak memiliki daerah positif dan negatif

Polaritas suatu molekul tidak hanya bergantung pada atom-atom penyusunnya, tetapi juga pada bagaimana mereka disusun di sekitar atom pusat, yaitu pengaturan spasial atom-atom itu. Untuk memahami ini dengan lebih baik, mari kita bahas topik ini dengan lebih detail.

Apa yang Membuat Molekul Polar?

Polaritas suatu molekul terkait dengan pergeseran elektron ke arah tertentu. Ini, pada gilirannya, tergantung pada polaritas ikatan yang ada dalam molekul, karena ikatan ini juga mengandung elektron.

Dalam sebuah molekul, atom dengan kekuatan yang lebih tinggi untuk menarik elektron ke arahnya sendiri (yaitu, itu lebih elektronegatif daripada atom lainnya) akan memperoleh muatan negatif sedikit pada dirinya sendiri, dan ikatan antara kedua atom akan menjadi kutub.

Apakah Air (H20) Bersifat Polar atau Non Polar?

Amonia adalah molekul polar karena memiliki daerah muatan negatif dan positif yang sedikit.

Secara keseluruhan, anda dapat mengatakan bahwa kerapatan elektron ikatan polar terakumulasi menuju satu ujung ikatan, yang menghasilkan ujung tersebut memiliki muatan negatif sedikit, sedangkan ujung lainnya memiliki muatan positif sedikit. Ini membuat molekul menjadi polar.

Demikian juga, jika sebuah molekul tidak memiliki daerah muatan positif dan negatif, itu dianggap non polar.

Namun, hal yang menarik untuk dicatat adalah bahwa semakin besar perbedaan keelektronegatifan, semakin besar ikatan di dalam molekul. Senyawa karbonil bersifat polar karena karbon karbonil sedikit positif. Jadi, bukankah karbon dioksida, yang mengandung karbon positif dan dua oksigen negatif parsial, harus polar?

Nah, karbon dioksida terdiri dari dua atom oksigen yang terikat pada atom karbon. Atom oksigen jauh lebih elektronegatif daripada atom karbon, dan karena itu, mereka harus memiliki muatan negatif sebagian, sedangkan atom karbon harus sedikit bermuatan positif. Namun, cukup menarik, itu tidak terjadi.

Apakah Air (H20) Bersifat Polar atau Non Polar?

Ini terdiri dari dua atom oksigen yang sama elektronegatifnya, ya, tetapi lihat bagaimana atom-atom ini diatur di sekitar atom karbon. Keduanya berdiri pada sudut 180 derajat sempurna dari karbon. Akibatnya, mereka menarik kerapatan elektron dari karbon dengan kekuatan yang sama di arah yang berlawanan. Hasil akhirnya adalah bahwa kerapatan elektron pada atom karbon tetap tidak terpengaruh, yang menjadikan molekul karbon dioksida menjadi non polar.

Karbon dioksida adalah contoh yang bagus tentang bagaimana geometri molekul memainkan peran penting dalam menentukan apakah itu polar atau non polar. Sekarang, mari kita lihat molekul air :

Mengapa Air Bersifat Polar?

Rumus kimia air adalah H20, yang berarti mengandung dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Atom-atom hidrogen hanya terdiri dari satu elektron dalam cangkangnya, sedangkan atom oksigen memiliki 6 elektron valensi.

Apakah Air (H20) Bersifat Polar atau Non Polar?

Perhatikan 2 pasangan elektron bebas pada atom oksigen dalam air.

Karena oksigen memiliki 6 elektron dalam kulit valensinya, ia berbagi elektron dengan masing-masing atom hidrogen. Dengan cara ini, ia tersisa dengan 4 elektron tidak terikat dalam 2 orbitalnya. Pasangan elektron berikatan dan tidak terikat ini mengatur diri mereka sendiri dalam bentuk tetrahedral di sekitar oksigen, itulah sebabnya kedua ikatan tampaknya memiliki bentuk bengkok.

Apakah Air (H20) Bersifat Polar atau Non Polar?

Geometri tetrahedral dari molekul air.

Sekarang, baik atom oksigen maupun hidrogen memiliki keelektronegatifan yang berbeda (nilai keelektronegatifan hidrogen adalah 2,1, sedangkan keelektronegatifan oksigen adalah 3,5); oleh karena itu, kedua ikatan tersebut bersifat polar. Karena oksigen lebih elektronegatif daripada hidrogen, kerapatan elektron bergeser ke arah oksigen di kedua ikatan ini, sehingga membuat wilayah di sekitar oksigen lebih negatif dari pada daerah di sekitar dua atom hidrogen.

Apakah Air (H20) Bersifat Polar atau Non Polar?

Inilah sebabnya mengapa molekul air bisa menjadi Polar!

Belum ada Komentar untuk "Apakah Air (H20) Bersifat Polar atau Non Polar?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel