Bagian-Bagian Usus Besar dan Fungsinya

Usus adalah bagian dari sistem pencernaan. Usus terdiri dari usus kecil dan usus besar. Usus besar dan rektum adalah bagian dari usus besar. Usus besar adalah tabung berbentuk U yang terbuat dari otot dan ditemukan di bawah perut.

bagian bagian usus besar terdiri dari sekum, usus besar, dubur dan anus. Fungsi usus besar adalah untuk...

Rektum adalah tabung pendek yang terhubung ke usus besar. Bersama-sama, usus besar dan rektum sekitar 2 meter (6 kaki) panjangnya. Mereka dikelilingi oleh organ lain termasuk limpa, hati, pankreas, kandung kemih dan organ reproduksi.

Baca Juga : Cara Kerja Usus Pada Sistem Pencernaan Manusia

Bagian-bagian usus besar

Usus besar terdiri dari sekum, usus besar, dubur dan anus. Usus besar dan dubur ditahan di perut oleh lipatan jaringan yang disebut mesenteries.

1. Sekum

Sekum adalah bagian seperti kantong yang menghubungkan usus besar ke ileum (bagian terakhir dari usus kecil). Jika kanker berkembang di sekum, itu diperlakukan seperti kanker usus besar.

2. Usus besar

Usus besar adalah bagian terpanjang dari usus besar. Ia menerima makanan yang hampir sepenuhnya dicerna dari sekum, menyerap air dan nutrisi, dan membuang limbah (feses atau feses) ke rektum. Usus besar dibagi menjadi 4 bagian, antara lain :

  • Ascending usus adalah awal dari usus besar. Letaknya di sisi kanan perut. Itu berlanjut ke atas hingga sebuah tikungan di usus besar yang disebut fleksura hepatik.
  • Usus besar melintang mengikuti kolon ascending dan lentur hati. Itu terletak di bagian atas perut. Itu berakhir dengan tikungan di usus besar yang disebut lentur limpa.
  • Usus turun mengikuti usus besar melintang dan lentur limpa. Letaknya di sisi kiri perut.
  • Kolon sigmoid adalah bagian terakhir dari usus besar yang menghubungkan ke rektum.

3. Rektum

Rektum adalah bagian bawah usus besar yang terhubung ke usus sigmoid. Panjangnya sekitar 15 cm (6 in). Ia menerima limbah (feses atau feses) dari usus besar dan menyimpannya sampai keluar dari tubuh melalui anus.

4. Dubur

Dubur adalah lubang di ujung bawah rektum tempat kotoran (feses atau feses) dikeluarkan dari tubuh. Kanker di saluran anus atau dubur diperlakukan berbeda dari kanker kolorektal.

Dubur

Mesentery

Mesentery terbuat dari jaringan ikat lemak yang mengandung pembuluh darah, saraf, kelenjar getah bening, dan pembuluh getah bening. Mesocolon adalah mesenterium yang menempelkan usus besar ke dinding perut. Rektum dikelilingi oleh mesenterium yang disebut mesorectum.

Ketika bagian dari usus besar atau dubur diangkat untuk mengobati kanker, mesenterium terdekat juga dihilangkan. Kelenjar getah bening di dalam mesenterium diperiksa untuk melihat apakah mengandung sel kanker.

Lapisan usus besar dan dubur

Usus besar dan rektum terdiri dari berbagai lapisan jaringan, antara lain :

1. Mukosa

Mukosa adalah lapisan dalam usus besar dan dubur. Mukosa terbuat dari :

  • Lapisan tipis sel epitel (disebut epitel)
  • Lapisan jaringan ikat (disebut lamina propria)
  • Lapisan tipis otot (disebut mukosa muskularis)

2. Submukosa

Submukosa adalah lapisan jaringan ikat yang mengelilingi mukosa. Ini mengandung kelenjar lendir, pembuluh darah, pembuluh getah bening dan saraf.

3. Muscularis propria

Muscularis propria terletak di luar submukosa. Ini adalah lapisan otot yang tebal. Ini memiliki cincin dalam serat otot melingkar dan cincin luar serat otot panjang yang mengelilingi dinding usus besar dan dubur.

4. Serosa

Serosa adalah lapisan terluar usus besar. Serosa tidak ditemukan di sebagian besar rektum.
serosa

Fungsi Usus Besar dan Dubur :

  • Menyerap air dan sejumlah nutrisi dari apa yang kita makan dan minum
  • Membentuk dan menyimpan limbah (feses atau tinja)
  • Membuang limbah keluar dari tubuh

Sebagian makanan yang dipecah atau dicerna bergerak dari usus kecil ke usus besar. Bagian usus besar mengencangkan dan rileks untuk memindahkan makanan melalui usus besar dan dubur. Gerakan ini disebut peristaltik.

Di usus besar, bakteri memecah makanan menjadi potongan-potongan kecil. Lapisan dalam mukosa (disebut epitel) menyerap, atau mengambil, air dan beberapa nutrisi. Limbah cair yang tersisa di usus besar dibentuk menjadi tinja semi-padat (juga disebut feses).

Mukosa juga membuat lendir yang membantu tinja bergerak dengan mudah melalui usus besar dan rektum. Saat tinja bergerak melalui usus besar, lebih banyak air diserap darinya dan menjadi lebih padat.

Kotoran meninggalkan usus besar dan bergerak ke rektum. Rektum adalah area penahan tinja. Ketika dubur penuh, rektum mendorong tinja keluar dari tubuh melalui anus.

Belum ada Komentar untuk "Bagian-Bagian Usus Besar dan Fungsinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel