Cara Menggunakan Inkubator di Laboratorium Mikrobiologi

Inkubator laboratorium adalah kotak terisolasi yang digunakan untuk menumbuhkan dan memelihara kultur mikrobiologis atau sel. Inkubator mempertahankan suhu, kelembaban, dan kandungan gas yang optimal dari atmosfer di dalamnya.

Inkubator laboratorium adalah kotak terisolasi yang digunakan untuk menumbuhkan dan memelihara kultur mikrobiologis atau sel. Inkubator mempertahankan suhu, kelembaban, dan kandungan gas yang optimal dari atmosfer di dalamnya...Inkubator laboratorium digunakan untuk menumbuhkan dan memelihara kultur mikrobiologis, cara menggunakan inkubator di laboratorium mikrobiologi

Banyak inkubator menyertakan timer yang dapat diprogram yang dapat diatur untuk berputar melalui suhu dan tingkat kelembaban yang berbeda. Perangkat bervariasi dalam ukuran dari unit table-top ke sistem besar ukuran lemari.

Baca Juga : 4 Fungsi Inkubator Laboratorium

Inkubasi dapat dikombinasikan dengan hibridisasi dalam oven hibridisasi atau pencampuran dalam pengocok inkubator atau penangas air. Fitur penting yang perlu dipertimbangkan ketika membeli inkubator adalah pencegahan pengeringan sampel dan penguapan media, pencegahan kontaminasi dan dekontaminasi mudah, efisiensi energi, kontrol oksigen variabel, dan kontrol suhu, kelembaban dan CO2.

Baca Juga : Sejarah Inkubator Laboratorium

Kultur sel dan mikroorganisme harus diinkubasi dalam suasana yang terkontrol. Dalam inkubator standar dan inkubator dingin, suhunya dikontrol, dan sebagai tambahan dalam inkubator CO2, kandungan karbon dioksida, kelembaban, dan dalam beberapa kasus kandungan oksigen dan nitrogen juga dikontrol

Contoh aplikasi di inkubator

  • Kultur sel tumbuh
  • Reproduksi koloni kuman dengan jumlah kuman selanjutnya dalam industri makanan
  • Reproduksi koloni kuman dan penentuan selanjutnya kebutuhan oksigen biokimia (pemantauan air limbah)
  • Reproduksi organisme mikro seperti bakteri, jamur, ragi atau virus
  • Penangkaran serangga dan penetasan telur dalam zoologi
  • Penyimpanan sampel terkontrolTumbuh kristal / kristal protein

Persyaratan khusus untuk inkubator

Stabilitas suhu dan homogenitas suhu : Organisme hidup bereaksi sangat sensitif terhadap fluktuasi suhu. Untuk menjamin hasil pengujian yang dapat direproduksi, stabilitas suhu dan homogenitas suhu adalah kriteria kualitas yang penting untuk inkubator , bahkan tanpa pengoperasian kipas .

Media nutrisi tempat kultur ditanam tidak boleh dalam keadaan kering. Kalau tidak, ada risiko bahwa hasil tes akan rusak atau budaya akan benar-benar mati. Peranti dengan konveksi alami karenanya optimal, karena proses pengeringan tidak dipercepat, berbeda dengan peranti dengan sirkulasi udara paksa.

Menghindari kontaminasi

Kebersihan adalah prioritas tertinggi ketika bekerja dengan inkubator. Kuman bisa berakhir di sampel melalui gerakan udara di dalam bilik atau kotoran di permukaan bilik. Karena itu ruang harus dirancang semulus mungkin dan tanpa sudut tajam atau alat kelengkapan.

Interior dalam inkubator biasanya terbuat dari baja stainless bebas karat 1,4301 (sesuai dengan standar ASTM 304) untuk memudahkan pembersihan, dan dihaluskan oleh beberapa produsen untuk mencegah kuman mengendap. Untuk mengamati beban ruang tanpa harus membuka pintu, inkubator biasanya dilengkapi dengan pintu kaca bagian dalam.

Cara menggunakan inkubator di laboratorium mikrobiologi

1. Hubungkan kabel inkubator pada sumber listrik

2. Siapkan sampel yang akan diinkubasi kemudian letakkan pada rak dalam inkubator kemudian tutup pintu inkubator

3. Tekan tombol power pada posisi on, maka alat akan lansung menyala ditandai dengan display yang menyala

4. Setting timer dengan memutar tombol timer, sesuai waktu yang diinginkan

5. Untuk setting suhu, tekan tanda V kemudian digit hijau akan berkedip. Naik atau turunkan suhu dengan menekan tombol naik / turun

6. Bila inkubasi telah selesai, matikan alat dengan kembali tombol power pada posisi off

7. lepaskan sambungan pada sumber daya listrik

Catatan dalam Menggunakan Inkubator

SV adalah digit hijau digunakan untuk menaikkan suhu yang diinginkan. PV adalah digit merah digunakan untuk melihat suhu yang ada sekarang.

Bila salah mengatur suhu dan ingin mengatur ulang kembali, maka tekan start dan atur kembali suhu yang diinginkan dan tekan kembali start.

Belum ada Komentar untuk "Cara Menggunakan Inkubator di Laboratorium Mikrobiologi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel