Cara Menggunakan Lemari Laminar Air Flow di Laboratorium Mikrobiologi

Lemari laminar air flow adalah sebuah alat yang digunakan sebagai tempat inokulasi pada pengujian mikrobiologi.

Cara Menggunakan Lemari Laminar Air Flow di Laboratorium Mikrobiologi

laboratorium mikrobiologis dan kultur sel membutuhkan lingkungan kerja yang sangat steril untuk melakukan kegiatan penelitian dan lemari laminar air flow adalah solusi terbaik bagi mereka. Sering disebut lemari laminar air flow atau workstation air flow laminar, lemari laminar air flow ini dirancang untuk menjaga konten zona kerja aman dari partikulat yang sensitif terhadap kontaminasi tersebut.

Lemari laminar air flow mempertahankan aliran searah udara yang disaring HEPA di atas area kerja dan melindungi lingkungan kerja dari debu dan partikulat yang terdapat di udara. Alirannya bisa horizontal (sejajar dengan permukaan kerja) atau vertikal (dari atas ke permukaan kerja).

Kedua jenis lemari laminar air flow memiliki signifikansi sendiri dalam penelitian. Pertanyaannya, di mana harus menggunakan lemari laminar air flow horizontal atau lemari laminar air flow vertikal, pilihan ini semata-mata tergantung pada persyaratan aplikasi.

Lemari Laminar Air Flow Vertikal VS Horizontal

Seperti disebutkan di atas, dalam Lemari laminar air flow horizontal, udara yang disaring berhembus melintasi zona kerja dalam arah horizontal, aliran udara yang konstan ini memberikan perlindungan material dan produk. Sedangkan, dalam Lemari laminar air flow vertikal, udara yang disaring berhembus di zona kerja dan keluar melalui lubang di pangkalan. Dibandingkan dengan tipe pangkalan horizontal, Lemari laminar air flow vertikal dapat memberikan perlindungan operator yang lebih besar. Selain itu, preferensi penggunalah yang menentukan jenis Lemari laminar air flow mana yang harus digunakan.

Cara Menggunakan Lemari Laminar Air Flow di Laboratorium

1. Sebelum memakai lemari LAF, spray chamber kerja dahulu menggunakan alkohol 70% secukupnya.

2. Hidupkan UV lamp selama 20 menit

3. Setelah 20 menit matikan UV lamp dan hidupkan TL lamp

4. Hidupkan exhaust, mulailah bekerja dengan hati hati

5. Selesai bekerja matikan exhaust sampai  pada posisi OFF

6. Bersihkan meja kerja dan matikan lampu TL

7. Hidupkan kembali UV lamp selama 20 menit untuk mensterilkan chamber LAF

Belum ada Komentar untuk "Cara Menggunakan Lemari Laminar Air Flow di Laboratorium Mikrobiologi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel