Cara Menggunakan Moisture Balance (Moisture Analyzer) di Laboratorium

Moisture balance juga disebut moisture analyzer digunakan untuk menentukan tingkat kelembaban dalam bahan kimia atau mengukur jumlah uap air dalam suatu zat, seperti obat-obatan, produk makanan, biji-bijian, kayu, tanah, dan lumpur. Konten kelembaban dapat secara langsung berdampak pada kualitas produk serta aplikasi penelitian. Untuk menentukan kelembaban dalam produk, gunakan keseimbangan untuk mengukur berat aslinya, keringkan produk, dan kemudian nilai penurunannya dengan perubahan beratnya.

Tahukah kamu cara kerja serta cara menggunakan moisture blance (moisture analyzer) di laboratorium? berikut ini caranya

Moisture balance sangat membantu di laboratorium pemrosesan makanan karena jumlah air bisa menjadi indikator kesegaran dan kualitas untuk beberapa makanan. Analisis ini juga biasa digunakan di laboratorium sains lingkungan, farmasi, dan material.

Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk mengukur kelembaban. Beberapa teknik yang digunakan termasuk mengukur uap air yang dilepaskan setelah pembakaran sampel, mengukur perbedaan berat setelah menghilangkan uap air dari sampel, dan mengukur kesetimbangan uap air sampel dalam sistem tertutup.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika membeli moisture balance termasuk kapasitas, presisi, kecepatan, metode pengukuran, perangkat lunak.

Cara Kerja Moisture Balance (Moisture Analyzer)

Sumber Cahaya Near-Infrared dipantulkan dari sampel cair atau padat. Cahaya beresonansi dengan molekul yang sesuai dan sebagian cahaya diserap. Semakin tinggi kadar air, semakin tinggi jumlah cahaya yang diserap. Setelah kalibrasi, nilai konsentrasi kelembaban dapat diukur secara instan tanpa persiapan sampel.

Titik kalibrasi dan kalibrasi disimpan di dalam alat analisis, memberikan keserbagunaan luar biasa bagi produsen yang beragam. Kelembaban dapat diukur di lab, near line (desktop), dan online / inline selama proses pembuatan, atau dalam aplikasi lapangan dengan portabel portabel genggam.

Cara Menggunakan Moisture Balance (Moisture Analyzer) di Laboratorium

1. Sambungkan kabel moisture balance ke sumber listrik, lalu tekan tombol power

2. Atur temperature dan waktu yang diinginkan

3. Masukkan granul kedalam piringan, sesuai timbangan yang diinginkan, lalu tutup

4. Setelah itu tekan tombol start (di bawah tombol power)

5. Pengujian selesai ditandai dengan bunyinya alarm

6. Setelah itu tekan tombol restart atau kembali (di sebelah kiri bawah)

7. Ambil sampel lalu bersihkan sekitar piringan hingga zero setting kembali

8. Setelah selesai tekan tombol power, cabut kabel moisture balance dari sumber listrik

Belum ada Komentar untuk "Cara Menggunakan Moisture Balance (Moisture Analyzer) di Laboratorium"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel