Cara Menggunakan Oven di Laboratorium

Oven adalah ruang terisolasi termal digunakan untuk pemanasan, pemanggangan atau pengeringan dari suatu zat, dan yang pada umumnya oven digunakan untuk memasak.

pada umumnya oven digunakan untuk memasak, tapi tahukah kamu oven bisa digunakan di laboratorium, lalu bagaimana cara menggunakannya?

Beberapa jenis industri yang biasanya menggunakan oven laboratorium ini adalah industri kesehatan, industri teknologi, dan industri transportasi. Laboratorium teknik sipil menggunakan oven untuk pengeringan aspal, tanah, batu, atau sampel beton.

Farmasi menggunakan oven untuk mengeringkan suatu simplisia yang nantinya digunakan untuk praktikum atau penelitian.

Selain untuk mengeringkan simplisia, biasanya farmasi menggunakan oven untuk mengeringkan alat-alat laboratorium seperti gelas ukur, beaker glass, corong dan lain-lain.

Cara Menggunakan Oven Laboratorium

1. Hubungkan kabel oven dengan sumber listrik

2. Tekan tombol power pada posisi ON, maka alat akan lansung menyala ditandai dengan display yang menyala

3. Setting timer dengan memutar tombol timer, atur timer sesuai yang diinginkan

4. Untuk setting suhu, tekan tanda V kemudian digit hijau akan berkedip. Naik atau turunkan suhu dengan menekan tombol naik / turun kemudian tekan start

5. Apabila menggunakan timer, maka oven akan mati dengan sendirinya, sesuai dengan waktu yang diinginkan

6. Apabila tidak menggunakan timer, matikan oven dengan menekan kembali tombol power pada posisi off

7. lepaskan semua kabel oven pada sumber daya listrik

Catatan dalam Menggunakan Oven

SV adalah digit hijau, untuk suhu yang diinginkan. PV adalah digit merah, suhu yang ada sekarang

Bila salah mengatur suhu dan ingin mengatur ulang kembali, maka tekan start dan atur suhu yang diinginkan dan tekan kembali start.

Belum ada Komentar untuk "Cara Menggunakan Oven di Laboratorium"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel