Cara Menggunakan Tanur di Laboratorium

Tanur adalah suatu alat laboratorium sejenis oven yang memiliki ukuran sedang sampai besar. Tanur adalah alat berupa ruangan dengan penyekat termal yang dapat dipanaskan hingga mencapai suhu tertentu, untuk menyelesaikan tugas atau proses tertentu seperti pengeringan, pengerasan, atau perubahan secara kimiawi.

Tahukah kamu cara menggunakan tanur laboratorium pada saat praktikum? Tanur adalah suatu alat laboratorium sejenis oven yang memiliki ukuran sedang sampai besar. Tanur adalah alat berupa ruangan dengan penyekat termal yang dapat dipanaskan hingga mencapai suhu tertentu, untuk menyelesaikan tugas atau proses tertentu seperti pengeringan, pengerasan, atau perubahan secara kimiawi

Industri dan perdagangan memanfaatkan berbagai jenis dan bentuk tanur, misalnya untuk mengolah tanah liat menjadi gerabah, batu bata, keramik dan lain-lain. Tanur juga bisa digunakan untuk memproses bijih logam, batu gamping, pembuatan semen, pengeringan kayu, dan sebagainya.

Farmasi menggunakan tanur bertujuan untuk menentukan kadar abu total, kadar abu larut air, kadar labu larut asam dan kadar abu tidak larut asam terhadap suatu sampel berupa simplisia maupun ekstrak.

Tanur digunakan pada suhu 450 - 600 °C untuk menentukan kadar abu. Sebaiknya jika menggunakan tanur dijauhkan dari pelarut atau bahan yang mudah terbakar.

Cara Menggunakan Tanur Laboratorium

1. Sambungkan semua kabel dengan sumber listrik, masukkan bahan yang ingin di tanur, lalu tekan tombol power
  • Tekan enter pertama, atur time 1
  • Tekan enter kedua, atur T1
  • Tekan enter ketiga, atur time 2
  • Tekan enter keempat, lampu wait berkedip

2. Tekan tombol star / stop sampai bunyi klik dan terhadap tulisan "key" pada tanur

3. Apabila dimonitor muncul "end" pada tanur maka pekerjaannya sudah selesai dan keluarkan bahan dari tanur.

Catatan dalam Menggunakan Tanur

1. Untuk jalan udara yang berada dipintu tanur apabila kebawah berarti itu ketutup, apabila keatas berarti itu kebuka

2. Time 1 : waktu yang diperlukan untuk sampai ke temperatur yang diinginkan. ( untuk menaikkan T 300 °C keatas, waktu yang diperlukan tidak boleh kurang dari 1 jam)

3. T1 adalah temperatur yang diinginkan

4. Time 2 adalah waktu yang diinginkan saat temperatur itu berlansung

Belum ada Komentar untuk "Cara Menggunakan Tanur di Laboratorium"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel