Cara Menggunakan Water Bath di Laboratorium

Apa itu water bath? Water bath adalah peralatan laboratorium yang digunakan untuk menyimpan air pada suhu konstan untuk inkubasi sampel di laboratorium. Water bath merupakan peralatan laboratoriun yang selalu memiliki antarmuka digital untuk memungkinkan pengguna mengatur suhu yang diperlukan.

Water bath adalah peralatan laboratorium yang digunakan untuk menyimpan air pada suhu konstan untuk inkubasi sampel di laboratorium. Water bath merupakan peralatan laboratoriun yang selalu memiliki antarmuka digital untuk memungkinkan pengguna mengatur suhu yang diperlukan...Water bath laboratorium digunakan untuk menyimpan air pada suhu konstan, tapi tahukah kamu? cara menggunakan waterbath laboratorium

Water bath laboratorium adalah sumber panas yang digunakan untuk memanaskan bahan kimia yang mudah terbakar seperti : etanol, metanol, n-heksana.

Apa Fungsi Water Bath Laboratorium?

Rangkaian aplikasi water bath laboratorium meliputi pemanasan reagen, pencairan substrat atau inkubasi kultur sel, serta digunakan untuk memungkinkan reaksi kimia tertentu terjadi pada suhu tinggi. Karena hampir semua water bath laboratorium memiliki antarmuka digital untuk memungkinkan pengguna mengatur suhu yang diperlukan, biasanya, lampu indikator menyala untuk menunjukkan bahwa waterbath berfungsi.

Beberapa water bath yang dikenal sebagai water bath gemetar, menyediakan kontrol tambahan yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol kecepatan dan frekuensi gerakan. Digunakan terutama untuk mencampur dua zat bersama-sama, penangas air pengocok dapat digunakan sebagai ganti penangas air standar dengan mematikan mekanisme pengocokan.

Water bath peralatan lab tidak harus mengandung air. Cairan yang digunakan tergantung pada berbagai faktor, termasuk kisaran suhu yang diperlukan dan viskositas cairan yang diperlukan. Terkadang minyak digunakan dalam bak air, bukannya air. water bath bisa berbahaya ketika bekerja dengan bahan yang mudah terbakar, seperti minyak, sehingga tindakan pencegahan keamanan harus diambil, termasuk menggunakan water bath pada permukaan yang stabil dan rata.

Jenis - Jenis Water Bath Laboratorium

1. Water bath bersirkulasi sangat ideal untuk aplikasi ketika keseragaman suhu sangat penting, seperti eksperimen enzimatik dan serologis. Air disirkulasikan secara menyeluruh ke seluruh bak sehingga menghasilkan suhu yang lebih seragam.

2. Water bath yang tidak bersirkulasi terutama mengandalkan konveksi alih-alih air yang dipanaskan secara seragam. Oleh karena itu, kurang akurat dalam hal mengontrol suhu. Selain itu, ada add-on yang memberikan pengadukan ke water bath yang tidak bersirkulasi untuk menciptakan perpindahan panas yang lebih merata.

3. Water bath yang bergoyang memiliki kontrol ekstra untuk bergetar, yang menggerakkan cairan. Fitur pengocokan ini dapat dihidupkan atau dimatikan. Dalam praktik mikrobiologis, goncangan yang konstan memungkinkan kultur sel yang ditumbuhkan tumbuh secara konstan bercampur dengan udara.

Cara Menggunakan Waterbath Laboratorium

1. Tambahkan air sampai tanda batas yang ditentukan

2. Sambungkan semua kabel dengan sumber listrik

3. Tekan tombol "On"

4. Untuk mengatur suhu yang diinginkan maka tekan terus tombol set sambil memutarkan tombol "On / Off"

5. Apabila telah selesai menggunakan maka tekan tombol "On / Off"

6.Cabut semua kabel pada sumber lisitrik


Catatan dalam Menggunakan Waterbath

Air yang digunakan harus aquadest, apabila dilayar muncul tanda "!" makan menandakan air yang ada didalem water bath kurang  atau habis.

Belum ada Komentar untuk "Cara Menggunakan Water Bath di Laboratorium"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel