Fungsi Utama Ginjal Pada Manusia

Sayangnya banyak orang yang tidak tahu banyak tentang fungsi utama ginjal,  bahkan ketika ginjal mulai bermasalah.

Fungsi utama Ginjal Pada Manusia

Kebanyakan orang memiliki dua ginjal, yang berbentuk organ seperti kacang merah, masing-masing memiliki panjang sekitar 10-15 cm, terletak di kedua sisi tulang belakang, jauh di dalam perut.

Baca Juga : Mekanisme Kerja Ginjal Pada Manusia

Fungsi utama Ginjal adalah untuk membersihkan darah dari racun dan mengubah limbah menjadi urin.

Setiap ginjal memiliki berat sekitar 160 gram dan menghilangkan antara satu hingga satu setengah liter urin per hari. Kedua ginjal menyaring 180 liter cairan setiap 24 jam.

Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, racun berbahaya dan kelebihan cairan menumpuk di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan gejala gagal ginjal. Gejala-gejala ini dapat termasuk tekanan darah tinggi, kelelahan yang luar biasa atau kelesuan, sakit kepala persisten, pembengkakan di wajah dan pergelangan kaki, retensi cairan dan nyeri punggung bagian bawah.

Fungsi Utama Ginjal

Ginjal adalah organ vital yang menopang kehidupan, melakukan banyak fungsi untuk menjaga darah tetap bersih dan seimbang secara kimiawi. Ginjal memiliki sejumlah fungsi penting :

1. Ginjal menyaring darah untuk membuang sisa produk metabolisme

2. Ginjal menjaga elektrolit (natrium dan kalium menjadi yang paling penting) dan kadar air tubuh konstan

3. Ginjal mengeluarkan sejumlah hormon penting

Produk-produk sisa

Setelah tubuh menggunakan makanan untuk energi dan perbaikan sendiri, limbah dikirim ke darah. Produk limbah yang paling umum adalah urea dan kreatinin, tetapi ada banyak zat lain yang perlu dihilangkan.

Ginjal bertindak sebagai filter yang sangat efisien untuk membersihkan tubuh dari limbah dan zat beracun, dan mengembalikan vitamin, asam amino, glukosa, hormon, dan zat vital lainnya ke dalam aliran darah.

Ginjal menerima aliran darah tinggi dan ini disaring oleh pembuluh darah yang sangat khusus. Cairan yang disaring kemudian disesuaikan dengan serangkaian kompleks tabung pembuangan urin yang disebut tubulus. Dengan cara ini, zat-zat yang diperlukan untuk berfungsinya tubuh dengan baik dipertahankan, dan yang tidak diperlukan dikeluarkan. Ini sangat penting untuk membuat fungsi tubuh secara efisien.

Air dan elektrolit

Semua sel dalam tubuh, terlepas dari sel-sel kulit luar, dikelilingi oleh cairan yang disebut cairan ekstraseluler. Agar sel-sel tubuh berfungsi dengan baik, cairan ekstraseluler perlu memiliki komposisi garam yang stabil, seperti kalium dan natrium  dan keasaman (sering disebut sebagai pH). Ginjal adalah pusat untuk menjaga keseimbangan yang benar dan berfungsinya semua sel tubuh secara efektif.

Keseimbangan garam dan air dipertahankan oleh serangkaian hormon yang bekerja pada ginjal. Ginjal mengenali dan bertindak berdasarkan serangkaian pesan yang bervariasi sesuai dengan seberapa banyak cairan yang diminum. Jika seseorang tidak minum cukup, cairan tubuh menjadi lebih pekat dan, akibatnya, ginjal mengeluarkan urin yang lebih pekat. Jika kelebihan cairan diminum, cairan tubuh menjadi lebih encer, dan ginjal mengeluarkan urin yang lebih encer, menyingkirkan kelebihan yang telah diambil.

Mekanisme ini sangat efisien. Jika tubuh dalam keseimbangan yang memuaskan, sekitar 80% dari cairan yang tertelan dikeluarkan dalam waktu satu jam.

Garam juga dijaga dalam batas yang sangat ketat. Jika kelebihan natrium dikonsumsi, jumlah dalam darah meningkat dan orang tersebut menjadi haus dan minum cairan. Tubuh merasakan peningkatan garam dan air ini, dan sekali lagi, melalui serangkaian pesan, ginjal mengeluarkan kelebihannya. Seperti halnya natrium, jika kelebihan kalium diambil, itu dikeluarkan oleh ginjal, memastikan bahwa jumlah dalam cairan tubuh tetap dalam batas yang benar.

Hormon

Ginjal mengeluarkan sejumlah hormon, yang penting untuk fungsi normal tubuh.

Salah satu hormon tersebut adalah renin, yang menjaga tekanan darah tetap normal. Jika tekanan darah turun, renin dikeluarkan oleh ginjal untuk menyempitkan pembuluh darah kecil, sehingga meningkatkan tekanan darah. Jika ginjal tidak berfungsi dengan benar, terlalu banyak renin dapat diproduksi, meningkatkan tekanan darah dan kadang-kadang menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi). Inilah sebabnya mengapa sejumlah orang dengan penyakit ginjal juga memiliki tekanan darah tinggi.

Erythropoietin adalah hormon lain yang dikeluarkan oleh ginjal, dan bekerja pada sumsum tulang untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Jika fungsi ginjal berkurang, hormon yang diproduksi tidak mencukupi dan jumlah sel darah merah yang diproduksi akan turun, yang mengakibatkan anemia. Inilah sebabnya mengapa banyak orang dengan fungsi ginjal yang berkurang akan mengalami anemia - jumlah darah yang rendah.

Vitamin D sangat penting untuk sejumlah fungsi tubuh. Dalam diet normal, Vitamin D dalam bentuk tidak aktif, dan perlu diubah sedikit oleh ginjal sebelum dapat bertindak dalam tubuh. Bentuk vitamin D yang 'diaktifkan' ini sangat penting untuk penyerapan kalsium oleh usus, struktur tulang yang normal dan fungsi otot yang efektif. Pada orang dengan gangguan fungsi ginjal, seringkali ada kalsium darah yang rendah dan vitamin D dalam jumlah yang tidak memadai, yang mengakibatkan kelemahan otot dan pelunakan tulang (osteomalacia atau rakhitis).

Belum ada Komentar untuk "Fungsi Utama Ginjal Pada Manusia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel