Macam - Macam Senyawa Polar dan Non Polar

Tentunya mahasiswa-mahasiswa khususnya jurusan kimia dan farmasi tidak asing lagi dengan istilah senyawa polar dan non polar, tapi tahukah kamu macam-macam senyawa polar dan non polar?

Pada artikel ini admin akan membahas macam-macam senyawa polar dan non polar, berikut penjelasannya..

Jika belum mengetahuinya, disini admin akan membahas mengenai macam - macam senyawa polar dan non polar. yuk, mari kita bersama-sama belajar bersama. Simak baik - baik penjelasan berikut ini.

Pengertian Senyawa Polar dan Non Polar

Senyawa Polar

Senyawa polar adalah senyawa yang memiliki sedikit muatan (sedikit positif dan sedikit negatif) dalam senyawa. Muatan kecil ini disebabkan oleh perbedaan keelektronegatifan 0,3 hingga 1,4.

Elektronegativitas didefinisikan sebagai daya tarik suatu unsur untuk elektron-semakin besar elektronegativitas, semakin banyak elektron ditarik ke arah suatu elemen.

Senyawa polar terbentuk karena adanya ikatan antara elektron pada unsur-unsurnya. Hal ini disebabkan karena adanya unsur yang berikatan, ini memiliki nilai keelektronegatifitas yang berbeda.

Ciri - Ciri Senyawa Polar :
  • Dapat larut dalam air maupun pelarut lainnya
  • Mempunyai kutub positif (+) dan kutub negatif (-) , yang disebabkan tidak meratanya distribusi elektron
  • Mempunyai pasangan elektron bebas, bila bentuk molekul diketahui atau memiliki perbedaan keelektronegatifan.

Contoh Senyawa Polar :
  • Air - H 2 O
  • Amonia - NH 3
  • Sulfur dioksida - SO 2
  • Hidrogen fluorida - HF
  • Hidrogen klorida (HCl)
  • Hidrogen sulfida - H 2 S
  • Etanol - C 2 H 6 O

Senyawa Non Polar

Senyawa non polar adalah senyawa yang tidak memiliki muatan sedikit negatif dan positif dalam senyawa.

Senyawa non polar terbentuk karena adanya suatu ikatan antar elektron pada unsur - unsur yang membentuknya. Hal ini disebabkan karena adanya unsur yang berikatan, ini memiliki nilai elektronegatifitas yang sama atau hampir sama.

Perbedaan keelektronegatifan dari senyawa non polar adalah antara 0 dan 2 . Semua hidrokarbon tanpa subkelompok utama adalah senyawa non polar.

Kadang-kadang elektronegativitas dalam suatu senyawa sedemikian rupa sehingga orang akan mengklasifikasikan senyawa tersebut sebagai kovalen polar, namun senyawa tersebut bertindak non polar karena senyawa tersebut simetris. Dalam situasi seperti itu, keluar menarik dalam arah yang berlawanan dengan kekuatan yang sama membatalkan satu sama lain

Ciri - Ciri Senyawa Non Polar :
  • Tidak dapat larut dalam air maupun pelarut polar lainnya
  • Tidak mempunyai kutub positif (+) dan kutub negatif (–), yang disebabkan meratanya distribusi elektron
  • Tidak mempunyai pasangan elektron bebas, bila bentuk molekul diketahui atau keelektronegatifannya sama

Contoh Senyawa Non Polar :
  • Karbon dioksida - CO 2
  • Benzene - C 6 H 6
  • Karbon tetraklorida - CCl 4
  • Metana - CH 4
  • Etilena - C 2 H 4

Ukuran Kuantitarif Titik Didih Senyawa Kovalen Polar dan Non Polar

Senyawa polar lebih tinggi titik didihnya dibandingkan senyawa non polar.

Urutan Titik Didih Senyawa Kovalen : Ikatan hidrogen > dipol-pol > non polar > polar (ikatan hidrogen)  > Van der Waals > gaya london

Bila sama-sama polar atau non polar, yang Mr besar titik didihnya lebih besar. Untuk senyawa karbon Mr sama, rantai C memanjang titik didih > rantai bercabang atau bulat.

Perbedaan Antara Senyawa Polar dan Non Polar

Senyawa Polar
  • Dapat larut dalam air maupun pelarut lainnya
  • Memiliki pasangan elekton bebas, bentuknya tidak simetris
  • Berakhir ganjil, kecuali PX5 dan BX3, contoh : NH3, PCl3, H2O, HCl, dan HBr

Senyawa Non Polar
  • Tidak dapat larut dalam air maupun pelarut polar lain
  • Tidak memiliki pasangan elektron bebas, bentuknya simetris
  • Berakhir genap, contoh : F2, BR2, O2, dan H2

Belum ada Komentar untuk "Macam - Macam Senyawa Polar dan Non Polar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel