Senyawa Polar dan Non Polar

Bergantung pada elektronegativitas relatif dari dua atom yang berbagi elektron, mungkin ada transfer sebagian dari kerapatan elektron dari satu atom ke atom lainnya. Ketika elektronegativitas tidak sama, elektron tidak dibagi rata dan muatan ion parsial berkembang.

Semakin besar perbedaan keelektronegatifan, semakin ikatan ionik. Ikatan yang sebagian ionik disebut ikatan kovalen polar.

Ikatan kovalen non polar, dengan pembagian elektron ikatan yang sama, muncul ketika keelektronegatifan kedua atom itu sama.

Ikatan Kovalen Polar dan Non Polar


tahukah kamu senyawa polar dan non polar? berikut penjelasannya..

Ikatan Kovalen Polar

Ikatan antara 2 atom bukan logam yang memiliki keelektronegatifan berbeda dan oleh karena itu memiliki pembagian pasangan elektron ikatan yang tidak sama.

Contoh : Dalam H-Cl, elektronegativitas atom Cl adalah 3.0, sedangkan atom H adalah 2.1

Hasilnya adalah ikatan di mana pasangan elektron dipindahkan ke atom yang lebih elektronegatif. Atom ini kemudian mendapatkan muatan parsial-negatif sedangkan atom yang kurang elektronegatif memiliki muatan parsial-positif. Pemisahan muatan atau dipol ikatan ini dapat diilustrasikan menggunakan panah dengan panah yang diarahkan ke atom yang lebih elektronegatif.

tahukah kamu senyawa polar dan non polar? berikut penjelasannya..
Delta huruf Yunani menunjukkan "sebagian".
Dalam sebuah molekul, setiap ikatan polar memiliki dipol ikatan.

Molekul polar selalu mengandung ikatan polar, tetapi beberapa molekul dengan ikatan polar adalah non polar.

Ikatan Kovalen Non Polar

Ikatan antara 2 atom bukan logam yang memiliki keelektronegatifan yang sama dan karenanya memiliki pembagian pasangan elektron ikatan yang sama.

Contoh : Dalam HH setiap atom H memiliki nilai keelektronegatifan 2.1, oleh karena itu ikatan kovalen di antara mereka dianggap non polar.

Molekul Polar

Sebuah molekul di mana dipol ikatan hadir tidak membatalkan satu sama lain dan dengan demikian menghasilkan dipol molekul. (lihat dibawah)

Pembatalan tergantung pada bentuk molekul atau Stereochemistry dan orientasi ikatan polar.

Dipol Molekuler

Hasil dari ikatan dipol dalam molekul.

Dipol ikatan dapat atau tidak dapat membatalkan sehingga menghasilkan molekul yang nonpolar, jika mereka membatalkan, atau polar, jika mereka tidak membatalkan.

Contoh :

CO 2 adalah molekul linier dengan 2 dipol ikatan yang sama dan berlawanan sehingga polaritas ikatan dibatalkan dan molekulnya non polar.


tahukah kamu senyawa polar dan non polar? berikut penjelasannya..

HCN adalah molekul linier dengan 2 dipol ikatan yang berada dalam arah yang sama dan tidak sama sehingga polaritas ikatan tidak dibatalkan dan molekulnya polar

tahukah kamu senyawa polar dan non polar? berikut penjelasannya..

Lebih banyak contoh dapat ditemukan pada Tabel: Stereochemistry of Some Molecules Common.

tahukah kamu senyawa polar dan non polar? berikut penjelasannya..

Catatan
Untuk diagram bentuk: Garis solid mewakili ikatan yang berada di bidang yang sama dengan halaman.

Garis putus-putus mewakili ikatan yang diarahkan ke bidang halaman Irisan menunjukkan ikatan yang diarahkan keluar dari bidang halaman.

Ketika menentukan bentuk molekul pasangan elektron dari jumlah ikatan rangkap sebagai kelompok karena ikatan yang terbentuk semuanya dalam arah yang sama.

Belum ada Komentar untuk "Senyawa Polar dan Non Polar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel