Standar Operasional Prosedur (SOP) Lampu UV

Lampu UV banyak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari seorang pekerja di bank hingga seorang analis di laboratorium sering menggunakannya. Fungsi dari lampu UV bermacam-macam, diantaranya ialah dalam kromatografi untuk menandai spot yang tidak dapat dilihat melalui sinar tampak atau mata telanjang.

standar operasional prosedur (SOP) lampu UV dari cara kerja, cara menggunakan, cara pemeliharaan, cara pemeriksaan, cara instruksi kerja hingga uji fungsi lampu uv.

Lampu UV digunakan untuk membedakan uang palsu dengan uang asli dalam dunia perbankan, melalui gambar atau garis yang terlihat pada panjang gelombang sinar ultraviolet.

Lampu UV juga digunakan sebagai alat untuk membunuh kuman dan bakteri. Lampu UV memancarkan sinar Ultraviolet yang memilki kemampuan untuk mempengaruhi fungsi sel makhluk hidup dengan mengubah materi inti sel atau DNA, sehingga makhluk tersebut mati. Jenis lampu UV tersebut dengan panjang gelombang 200-260 nm atau lebih dikenal dengan UV C.

Cara Kerja Lampu UV

lampu UV memilki cara kerja yang hampir sama seperti lampu lain. Sinar ultraviolet yang dipancarkan dari lampu ultraviolet dilindungi oleh kaca berwarna hitam. Kaca tersebut berfungsi untuk melindungi lampu ultraviolet dari kerusakan akibat kontak dengan pelarut organik.

Terdapat dua jenis lampu UV yang terdapat pada keseluruhan perangkat UV, yaitu : pertama lampu UV yang memancarkan sinar pada gelombang dibawah 366 nm dan kedua lampu uv pada panjang gelombang 254 nm. Jika sinar UV yang dibutuhkan untuk menyinari suatu alat berada pada panjang gelombang 300nm, maka lampu UV yang akan menyala ialah lampu UV dengan panjang gelombang 366 nm. Begitu juga sebaliknya jika sampel yang digunakan berada pada panjang gelombang di bawah 254 nm.

Cara Menggunakan Lampu UV di laboratorium

1. Sambungkan kabel pada sumber listrik

2. Tekan tombol on / off

3. Panaskan selama 15 menit, atur panjang gelombang sesuai dengan yang diinginkan

4. Masukkan sampel yang akan diamati

5. Amati warna yang muncul

6. Setelah selesai tekan on / off, cabut kabel dari sumber listrik

Catatan

Lampu UV yang terang panjang gelombangnya 254 nm, lampu UV yang redup panjang gelombangnya 366 nm

Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemeliharaan Lampu UV

Perawatan lampu UV dilakukan secara berkala bila lampu UV sering digunakan. Hal ini dilakukan untuk memperpanjang umur lampu UV dan memperbaiki sistem kerja lampu UV. Cara perawatan lampu UV sebagai berikut :

1. Box harus bersih dari debu baik luar maupun dalam

2. Lampu UV harus disimpan di meja datar, stabil, dan tidak goyang bisa menggunakan meja permanen

3. Untuk mengamati spot pada kromatografi lapis tipis atau kromatografi kertas platnya harus kering ketika dimasukan

Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemeriksaan Lampu UV

Ketika Lampu UV putus atau rusak maka alarm akan berbunyi terus menerus dan tercium bau hangus.

Standar Operasional Prosedur (SOP) Intruksi Kerja Lampu UV

Pencegahan Keselamatan Untuk Penggunaan Intensitas Tinggi Lampu UV

1. Apabila pengguna menggunakan intensitas tinggi lampu UV, hindari melihat langsung pada sumber,  karena hal ini dapat menyebabkan fluoresensi pada mata.

2. Filter yang digunakan dengan sumber lampu UV-A, baik karena bagian terpisah dari bola, tabung atau sebagai komponen terpisah, harus selalu dijaga dalam kondisi baik dan bebas dari retakan, seperti radiasi pada panjang gelombang di bawah 320nm bisa sangat berbahaya. Ini adalah praktik yang baik untuk tidak terkena kulit yang dapat menyebabkan iritasi. Disarankan agar pengguna memakai lengan panjang dan kacamata.

Standar Operasional Prosedur (SOP) Uji Fungsi Lampu UV

Lampu UV sangat rentan terhadap perubahan tegangan listrik, banyak cara teoritis umur lampu sampai dengan 25.000 jam atay 3 tahun pemakaian, namun pada prakteknya hanya 2 tahun, 1 tahun bahkan 1 hari.

Belum ada Komentar untuk "Standar Operasional Prosedur (SOP) Lampu UV"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel