6 Pencegahan Rambut Rontok Selama Menopause

Menopause adalah proses biologis alami yang dialami semua wanita pada suatu saat dalam kehidupan mereka. Selama waktu ini, tubuh mengalami banyak perubahan fisik karena menyesuaikan dengan tingkat hormon yang berfluktuasi. Banyak wanita memiliki gejala yang tidak menyenangkan selama menopause, termasuk sensasi kepanasan (hot flashes), perubahan suasana hati, dan insomnia. Rambut rontok adalah kejadian umum lainnya.

6 Pencegahan Rambut Rontok Selama Menopause

Rambut rontok cenderung lebih halus pada wanita dari pada pria. Kebanyakan wanita mengalami penipisan rambut secara keseluruhan dari pada bintik-bintik botak yang terlihat. Penipisan dapat terjadi di bagian depan, samping, atau atas kepala. Rambut juga bisa rontok dalam rumpun besar saat menyikat dan mandi.

Penelitian menunjukkan bahwa rambut rontok selama menopause adalah akibat dari ketidakseimbangan hormon. Secara khusus, ini terkait dengan penurunan produksi estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini membantu rambut tumbuh lebih cepat dan tetap berada di kepala untuk jangka waktu yang lebih lama.

Ketika kadar estrogen dan progesteron turun, rambut tumbuh lebih lambat dan menjadi lebih tipis. Penurunan hormon ini juga memicu peningkatan produksi androgen, atau sekelompok hormon pria. Androgen mengecilkan folikel rambut, menyebabkan rambut rontok di kepala. Namun, dalam beberapa kasus, hormon ini dapat menyebabkan lebih banyak rambut tumbuh di wajah. Inilah sebabnya mengapa beberapa wanita menopause mengembangkan "bulu persik" wajah dan kecambah kecil rambut di dagu.

Bagi wanita yang mengalami menopause, penyebab kerontokan rambut hampir selalu terkait dengan perubahan hormon. Namun, ada banyak faktor lain yang dapat berkontribusi pada kerontokan rambut selama menopause. Ini termasuk tingkat stres yang sangat tinggi, penyakit, atau kekurangan nutrisi tertentu. Tes darah diagnostik yang dapat membantu menyingkirkan penyebab lain kerontokan rambut termasuk tes tiroid d an hitung darah lengkap.

Rambut rontok dapat membuat Anda merasa sadar akan penampilan fisik Anda, tetapi kondisinya tidak permanen. Ada juga langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk merawat rambut rontok dan meningkatkan kualitas rambut Anda. Ikuti tips ini untuk menjaga rambut Anda agar tetap sehat dan kuat selama menopause.

1. Kurangi Stres

Penting untuk menjaga tingkat stres Anda untuk mencegah ketidakseimbangan hormon. Berkurangnya produksi estrogen dapat memengaruhi kimia otak Anda dan menyebabkan perubahan suasana hati, kecemasan, dan depresi. Namun, melakukan yoga dan metode relaksasi pernapasan lainnya sangat efektif dalam memerangi gejala menopause. Berolahraga secara teratur juga dapat membantu mengurangi stres.

2. Olahraga

Olahraga adalah komponen kunci dari gaya hidup sehat. Anda akan merasa lebih kuat dan lebih bahagia setelah Anda memasukkan olahraga ke dalam rutinitas harian Anda.

Olahraga juga membantu mencegah beberapa gejala menopause lainnya, termasuk perubahan suasana hati, penambahan berat badan, dan insomnia. Semua faktor ini penting untuk menjaga keseimbangan hormon, yang mendorong pertumbuhan rambut yang sehat.

Pilihlah bentuk latihan yang cocok untuk Anda. Sesuai dengan hobi Anda masing-masing.

3. Konsumsi makanan sehat

Makan makanan seimbang dan rendah lemak adalah pertahanan terbaik Anda terhadap kerontokan rambut. Pastikan Anda memasukkan biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran dalam jumlah yang memadai dalam setiap makanan. Penting juga untuk memasukkan minyak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun dan minyak wijen, ke dalam makanan Anda.

Minum teh hijau dan mengonsumsi vitamin B6 dan suplemen asam folat dapat membantu mengembalikan pertumbuhan rambut juga. Asam lemak esensial juga memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan rambut. Asam lemak ini dapat ditemukan dalam makanan berikut:
  • ikan salmon
  • tuna
  • minyak biji rami
  • kacang kenari
  • kacang almond

4. Hidrat

Tubuh Anda perlu dihidrasi agar berfungsi dengan benar. Tambahkan H2O sepanjang hari dan berikan jus, soda, dan minuman rasa lainnya yang mengandung lebih banyak gula daripada yang dibutuhkan tubuh Anda. Jumlah air yang dibutuhkan bervariasi dari orang ke orang dan tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan secara keseluruhan dan intensitas olahraga. Namun, sebagai aturan umum, Anda harus meminum delapan gelas air 8 ons per hari.

5. Tetap Alami

Untuk mencegah pengeringan dan kerusakan, sebaiknya jauhi alat panas, seperti pengering rambut dan pelurus setrika. Ekstensi dan metode penataan lainnya juga dapat melemahkan rambut Anda dan menyebabkan kerontokan rambut lebih awal.

Jika Anda harus mewarnai rambut Anda, pilih warna rambut yang alami. Bahan kimia buatan yang ditemukan dalam pewarna dan perm dapat membahayakan kesehatan kulit kepala dan rambut Anda. Saat Anda mencuci rambut, selalu gunakan kondisioner bergizi untuk menjaga kulit kepala Anda sehat dan meningkatkan pertumbuhan rambut yang sehat.

Jika Anda berenang, pastikan untuk mengenakan topi renang, karena klorin dapat menyebabkan kerusakan rambut. Saat berada di bawah sinar matahari atau angin untuk waktu yang lama, penting untuk mengenakan topi untuk melindungi rambut Anda dari pengeringan dan kerusakan.

6. Bicaralah dengan Dokter Anda Tentang Pengobatan Anda

Beberapa obat memiliki efek samping yang meliputi kerontokan rambut. Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda mengalami kerontokan rambut yang signifikan dan Anda berpikir bahwa obat Anda mungkin menjadi penyebabnya. Dokter Anda mungkin dapat memberikan Anda jenis obat lain tanpa efek samping . Jangan berhenti minum obat sampai Anda berbicara dengan dokter, karena ini bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.

Belum ada Komentar untuk "6 Pencegahan Rambut Rontok Selama Menopause"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel