Cara Menggunakan Autoklaf di Laboratorium

Autoklaf adalah alat pemanas tertutup yang digunakan untuk mensterilisasi alat medis menggunakan uap bersuhu dan bertekanan tinggi sekitar 121 °C selama 15 menit. Autoklaf di temukan pertama kali oleh Charles Chamberland pada tahuh 1884.

Cara Menggunakan Autoklaf di Laboratorium

Autoklaf dapat digunakan untuk mensterilkan peralatan bedah, instrumen laboratorium, item farmasi, dan bahan lainnya. Autoklaf dapat mensterilkan padatan, cairan, lubang, dan instrumen dari berbagai bentuk dan ukuran.

Autoklaf mensterilkan atau mendisinfeksi melalui cara fisik dengan menggunakan tekanan, suhu dan uap. Oleh, karena itu autoklaf sering disebut sebagai mesin sterilisasi uap.

Sterilisasi adalah proses dari setiap prosedur medis, seperti operasi. Pembedahan membuat instrumen yang terlibat terkontaminasi dengan mikroorganisme berbahaya yang dapat mengancam jiwa jika digunakan kembali pada pasien lain tanpa membersihkannya terlebih dahulu.

Mikroba pada peralatan medis atau ilmiah tidak bisa begitu saja dibersihkan dengan air atau disapu dengan sikat atau kain. Instrumen medis membutuhkan perawatan ekstra karena mikroorganisme dan kuman sangat kuat dan tahan terhadap upaya pembersihan dengan cara yang sederhana. Mikroorganisme hanya dapat dihilangkan dengan cara membunuhnya, yang dapat dilakukan dengan menggunakan autoklaf.

Autoklaf, dengan bantuan awan uap dan tekanan tinggi, membuat suhu yang tinggi sehingga bakteri, virus, jamur, atau parasit apa pun yang bertahan hidup pada suhu normal dapat disterilkan dengan mudah.

Autoklaf biasanya digunakan untuk membunuh endospora, yaitu sel resisten yang diproduksi oleh bakteri, sel ini tahan terhadap pemanasan, kekeringan, dan antibiotik. Pada spesies yang sama, endospora dapat bertahan pada kondisi lingkungan yang dapat membunuh sel vegetatif bakteri tersebut.

Endospora dapat dibunuh pada suhu 100 °C, yang merupakan titik didih air pada tekanan atmosfer normal. Pada suhu 121 °C, endospora dapat dibunuh dalam waktu 4-5 menit, dimana sel vegetatif bakteri dapat dibunuh hanya dalam waktu 6-30 detik pada suhu 65 °C.

Cara Menggunakan Autoklaf di Laboratorium

1. Tambahkan air sampai tanda batas yang ditentukan

2. Masukkan peralatan yang mau distrerilkan

3. Tutup autoklaf dengan rapat :

Pastikan tanda panah bagian atas sejajar dengan tanda panah bagian bawah sampai bunyi 'klik'

Cara penguncian klep dengan cara berhadapan

Posisi mengencangkan kunci klep dengan diputar ke arah kanan dan membuka ke arah kiri

Klep udara (ada dibagian atas) diposisikan   tertidur

4. Nyalakan kompor

5. Tunggu sampai air mendidih (kurang lebih 15 menit)

6. Jika sudah menunjukkan angka 121 °C, kompor dimatikan tunggu 15 menit, maka naikkan klep udara dengan menggunakan alat bantu, tunggu tekanan turun hingga, maka naikkan klep udara dengan menggunakan alat bantu, tunggu tekanan turun hingga jarum menunjukkan ke angka nol. Kemudian klep-klep pengaman dibuka dan dikeluarkan peralatan yang sudah di sterilkan

Belum ada Komentar untuk "Cara Menggunakan Autoklaf di Laboratorium"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel