Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O

Obat adalah zat yang digunakan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit juga untuk meningkatkan kesehatan.

Tanya Lima O merupakan 5 (lima) pertanyaan minimal yang harus terjawab sebelum menggunakan obat, yaitu:

Selain mendapatkannya di tempat yang terjamin (apotek, toko obat berizin, klinik dan rumah sakit) beberapa hal berikut juga harus diperhatikan saat kita mendapatkan obat.

* Nama obat dan zat aktif di dalamnya
* Logo obat pada kemasan
* Nomor izin edar
* Batas kadaluarsa
* Kemasan obat
* Nama dan alamat industri
* Efek samping obat

Perhatikan juga saran penyimpanan obat untuk menjaga agar khasiatnya tidak hilang. Jauhkan dari sinar matahari langsung, udara lembab atau suhu terlalu tinggi serta pastikan tidak mudah dijangkau oleh anak-anak

Baca Juga : Cara Menyimpan Obat yang Baik dan Benar

Ketika anda mendapatkan obat, jangan lupa untuk Tanya Lima O, hal ini supaya anda tahu lebih jauh tentang informasi obat yang akan anda gunakan.

Tanya Lima O merupakan 5 (lima) pertanyaan minimal yang harus terjawab sebelum menggunakan obat, yaitu:

1. Obat ini apa nama dan kandungannya?

Seseorang hendaknya mengenali jenis obat yang akan dikonsumsi, obat generik atau bukan, obat keras atau obat bebas, dan apa kandungan obat tersebut. Obat dengan nama dagang berbeda dapat memiliki kandungan yang sama. Khasiat obat ditentukan oleh zat berkhasiat, bukan merk-nya.

2. Obat ini apa khasiatnya?

Tujuan pengobatan dengan obat dapat tercapai jika obat diberikan sesuai indikasi (rasional). Masyarakat diharapkan dapat memahami indikasi atau khasiat dari obat yang dikonsumsi.

3. Obat ini berapa dosisnya?

Efek obat terhadap tubuh juga tergantung pada dosis. Dosis berlebih dapat melampaui ambang batas keamanan, sedangkan dosis kurang dapat menyebabkan efek terapi tidak tercapai. Gunakanlah obat sesuai dosis anjuran.

4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya?

Obat tersedia dalam berbagai bentuk sesuai tujuannya. Masing-masing diproduksi menggunakan bahan tambahan tertentu yang memudahkan zat berkhasiat obat untuk diserap dalam tubuh. “Obat dalam” digunakan melalui mulut (oral), seharusnya tidak digunakan melalui bagian tubuh lain misalnya kulit.

Sebaliknya, “obat luar” digunakan tidak melalui mulut, harus digunakan sesuai cara penggunaannya.

Misalnya suppositoria digunakan melalui anus, tidak boleh ditelan. Obat seharusnya digunakan pada durasi waktu yang sama dalam sehari. Misalnya 3 kali sehari, digunakan setiap 8 jam. Sehingga diharapkan efek pengobatan dapat tercapai.

5. Obat ini apa efek sampingnya?

Obat dapat menyebabkan efek samping tertentu yang tidak diharapkan. Contoh efek samping yaitu mengantuk, sehingga tidak boleh mengendara jika sedang menggunakan obat tersebut.

Obat yang mengiritasi lambung harus digunakan setelah makan. Efek samping yang lebih berat, misalnya alergi dan gangguan fungsi hati atau ginjal. Jika merasakan efek samping, penggunaan obat harus dihentikan dan segera konsultasi atau melapor pada dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

Selain lima pertanyaan tersebut, masyarakat hendaknya dapat bertanya hal lain terkait dengan obat yang akan atau sedang dikonsumsi. Pada obat bebas dan bebas terbatas, informasi tersebut tercantum pada kemasan. Untuk obat yang diperoleh dengan resep dokter, dapat ditanyakan pada dokter atau apoteker pada saat menebus resep. Keterlibatan masyarakat secara aktif mencari informasi sangat diharapkan.

Sumber : Gema Cermat Kemenkes RI

Belum ada Komentar untuk "Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel