Fungsi Lemari Asam Serta Cara Penggunaannya

Fume hood  atau lemari asam adalah sebuah ventilasi seperti jendela khusus terselubung, yang dilengkapi dengan alat perotasi udara seperti kipas penyedot (ceiling fans), dirancang untuk membatasi paparan berbahaya atau beracun asap, uap atau debu.

Fungsi Lemari Asam Serta Cara Penggunaannya

Ada dua tipe utama, ducted dan recirculating (ductless). Prinsipnya sama untuk kedua jenis: udara diambil dari sisi depan (terbuka) kabinet, dan dikeluarkan dari luar gedung atau dibuat aman melalui penyaringan dan dimasukkan kembali ke dalam ruangan.

Fungsi Lemari Asam

1. Melindungi pengguna dari menghirup gas beracun (lemari asam, lemari biosafety, kotak sarung tangan)

2. Melindungi produk atau percobaan (lemari keamanan, kotak sarung tangan)

3. Melindungi lingkungan (resirkulasi lemari asam, lemari biosafety tertentu, dan jenis lainnya saat dipasang dengan filter yang sesuai dalam aliran udara buang)

Laboratorium khususnya laboratoriun kimia sangat membutuhkan adanya lemari asam ini, karena berfungsi sebagai tempat untuk mereaksikan bahan-bahan kimia berbahaya, kebanyakan reaksi-reaksi yang dalam laboraorium berhubungan dengan pelarut-pelarut kimia yang mudah menguap, dan hasil dari reaksi juga menghasilkan gas berbahaya. Misalnya, HCl pekat, H2SO4 pekat, eter, etanol, etil asetat, n-heksan, metanol, asam klorida dan bahan berbahaya lainnya.

Andaikan saja lemari asam ini tidak ada, maka mungkin saja ruangan laboratorium akan penuh dengan uap gas beracun dan berbahaya, dan resiko terkena penyakit saluran pernafasan akan meningkat.
Ingat, uap asam yang kita hirup, akan mematikan sejumlah sel di tubuh kita. Apabila kadar uap yang dihirup banyak, maka semakin berbahaya, itulah fungsi dari lemari asam.

Biasanya, lemari asam disalahfungsikan sebagai tempat menyimpan bahan-bahan pekat dan bahan-bahan yang mudah menguap.

Persyaratan Lemari Asam yang Aman

  • Bersih dari kotoran, debu maupun uap
  • Memiliki lampu, berwarna putih
  • Terhubung dengan sumber air
  • Memiliki sumber gas serta salurannya yang tahan api
  • Pintu vertikal yang tidak jatuh saat dirubah-rubah, serta untuk pintu horizontal, pintu mudah dibuka
  • Ada alarm kerusakan bila ada fungsii yang rusak
  • Berfungsi pada kondisi tertutup pada semua bagian
  • Memiliki tinggi meja yang memadai dengan ukuran rata-rata tinggiorang Indonesia
  • Memiliki sumber listrik yang aman
  • Dilakukan perawatan

Cara Menggunakan Lemari Asam

1. Menyalakan tombol lampu lemari asam

2. Menyalakan stut on pada lemari asam

3. Membuka penutup lemari asam secukupnya (setinggi dada)

4. Menutup lemari asam saat menunggu zat bereaksi dalam lemari asam

5. Tidak meninggalkan, bahan maupun barang lainnya didalam lemari asam

Belum ada Komentar untuk "Fungsi Lemari Asam Serta Cara Penggunaannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel